AYOJAKARTA.COM - Presiden Jokowi menanggapi soal umpatan Rocky Gerung kepadanya.
Seperti diketahui, baru-baru ini akademisi Rocky Gerung tengah menjadi perhatian publik karena dianggap telah menghina Jokowi.
Dugaan penghinaan pada Jokowi itu diungkapkan oleh Rocky Gerung saat menjadi pembicara di massa buruh beberapa waktu lalu.
Potongan video akademisi soal umpatan kepada orang nomor satu di RI inipun telah tersebar di sosial media.
Baca Juga: Tanggapan Santai Presiden Jokowi soal Dugaan Dirinya Dihina Rocky Gerung: Itu Hal...
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompastv pada Rabu 2 Juli 2023, Presiden Joko Widodo akhirnya buka suara.
Presiden Jokowi menanggapinya dengan santai soal umpatan tersebut dan lebih memilih untuk fokus bekerja.
“Itu hal kecil saya kerja aja,” kata Jokowi pada awak media.
Akibat dari umpatan tersebut, akhirnya ada pihak yang ingin melaporkan Rocky Gerung ke Polisi.
Baca Juga: 6 Tips saat Kamu Me Time dan Menghabiskan Waktu Sendirian, Efektif Bantu Isi Ulang Energi
Sebelummya, kelompok relawan Jokowi lantas bergerak ke kantor polisi untuk melaporkannya.
Pertama ke Bareskrim Polri, namun laporannya ditolak kepolisian dan hanya diterima sebagai aduan masyarakat.
Laporan pun bergeser ke Polda Metro Jaya, yang kemudian diterima kepolisian.
Selain itu, buntut dari umpatan tersebut akhirnya Rocky Gerung ditolak menjadi pembicara di Kampus UNAIR.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Berpusing-pusing Dahulu Kaya Raya Kemudian, Sulit tapi Cuan!
Rocky Gerung mempertanyakan apa penyebab dirinya tidak bisa menjadi pembicara di kampus tersebut yang sebelumnya telah dijadwalkan.
“Saya minta maaf tidak bisa bicara itu, tapi apa penyebab saya tidak bisa bicara itu aja yang harus dijawab,” ujarnya.***

Share this article
Berikut ini tanggapan Presiden Jokowi terkait umpatan Rocky Gerung yang berujung pada laporan polisi.