Daftar Gaji Lulusan 5 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Ada yang Bergaji Dua Hingga Tiga Digit Lho!

Daftar Gaji Lulusan 5 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Ada yang Bergaji Dua Hingga Tiga Digit Lho!
Daftar Gaji Lulusan 5 Sekolah Kedinasan di Indonesia, Ada yang Bergaji Dua Hingga Tiga Digit Lho!

AYOJAKARTA.COM - Selain melanjutkan pendidikan di universitas, banyak juga yang memilih untuk menempuh pendidikan di sekolah kedinasan.

Hal itu karena lulusan sekolah kedinasan memiliki jaminan untuk dapat bekerja di tempat yang memiliki peluang gaji besar mulai dari instansi negara hingga Kementerian.

Lulusan sekolah kedinasan ini pun nantinya akan mendapatkan gaji fantastis mulai dari dua bahkan tiga digit setiap bulannya.

Baca Juga: Daftar 10 Sekolah Kedinasan yang Sepi Peminat pada Tahun 2023, Mana Tau Bisa Lolos!

Nah sekolah kedinasan apa saja yang lulusannya punya gaji dua hingga tiga digit?

Berikut ulasannya seperti dilansir Ayojakarta.com dari artikel Mami Kos, Jumat (18/8/2023).

1. Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN)

Sekolah kedinasan pertama yang punya gaji fantastis pertama adalah Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN).

Lulusan dari PKN STAN ini dapat berkesempatan bekerja di instansi besar di Indonesia yakni Kementerian Keuangan dan di dalamnya termasuk Direktorat Jenderal Pajak.

Sudah tak diragukan lagi, bagi para pegawai Direktorat Jenderal Pajak akan mendapatkan gaji yang fantastis mulaindari dua digit bahkan tiga digit dengan jabatan tertentu.

Baca Juga: 10 Tanda Kamu Punya Mental Kuat Dilihat dari Psikologi, Salah Satunya Kalau Mandi Lama

Dalam Perpres No.37/2015 yang berisi peraturan tunjangan para pegawai pajak ditetapkan antara Rp 5,36 juta hingga Rp 117,375 juta.

Sedangkan apabila kamu menjadi pegawai di Kementerian Keuangan, sesuai dengan Perpres No.156/2014, besaran tunjangan kinerja pegawai Kementerian Keuangan senilai Rp 2,57 juta hingga Rp 46,95 juta.

2. Politeknik SSN (Siber dan Sandi Negara)

Sekolah kedinasan berikutnya yang lulusannya bisa mendapatkan gaji besar adalah Politeknik SSN.

Lulusan Politeknik SSN ini nantinya dapat berkerja di Badan Siber dan Sandi Negara dengan gaji yang tinggi.

Selain gaji, para pegawai Badan Siber dan Sandi Negara juga secara resmi diatur oleh Peraturan Presiden akan menerima tunjangan yang besarannya mulai dari Rp 1,97 juta sampai Rp 26,32 juta per bulan.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di Universitas Airlangga, Punya Peluang Besar Buat Lolos!

Berikut rincian tunjangan pegawai Badan SSN sesuai dengan Perpres berdasarkan kelas jabatan:

Kelas Jabatan 1: Rp 1.968.000
Kelas Jabatan 2: Rp 2.089.000
Kelas Jabatan 3: Rp 2.216.000
Kelas Jabatan 4: Rp 2.350.000
Kelas Jabatan 5: Rp 2.493.000
Kelas Jabatan 6: Rp 2.702.000
Kelas Jabatan 7: Rp 2.928.000
Kelas Jabatan 8: Rp 3.319.000
Kelas Jabatan 9: Rp 3.781.000
Kelas Jabatan 10: Rp 4.551.000
Kelas Jabatan 11: Rp 5.183.000
Kelas Jabatan 12: Rp 7.271.000
Kelas Jabatan 13: Rp 8.562.000
Kelas Jabatan 14: Rp 11.670.000
Kelas Jabatan 15: Rp 14.721.000
Kelas Jabatan 16: Rp 20.695.000
Kelas Jabatan 17: Rp 26.324.00

3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara

Kemudian ada Sekolah Tinggi Intelijen Negara yang juga menjadi salah satu daftar sekolah kedinasan yang lulusannya bisa bergaji dua digit.

Lulusan sekolah ini akan dapat berkesempatan bekerja di Badan Intelijen Negara yang memiliki tunjangan gaji hampir sama dengan Badan SSN yakni berkisar antara Rp 1,96 juta sampai Rp 26,32 juta.

Tunjangan tersebut merupakan penghasilan pendamping gaji pokok yang juga bisa diperoleh setiap bulan.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Sepi Peminat di UNDIP, Ternyata Ada yang Pernah 0 Pendaftar?

4. Politeknik Statistika STIS

Selanjutnya sekolah kedinasan yang lulusannya bergaji besar adalah Politeknik Statistika STIS.

Apabila kamu lulusan Politeknik Statistika STIS dan bekerja di Badan Pusat Statistik kamu akan secara otomatis diangkat menjadi PNS golongan IIc. Sedangkan untuk lulusan prodi DIV maka masuk golongan IIIa.

Pada dasarnya gaji para pegawai instansi pemerintah memiliki jumlah atau nominal besaran yang sama sesuai dengan aturan pemerintah.

Dan gajinya pun seperti yang telah diketahui mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah.

5. Poltekip dan Poltekim

Sekolah kedinasan lain yang punya masa depan cerah adalah Poltekip dan Poltekim.

Lulusan sekolah kedinasan ini akan bisa berkesempatan bekerja di Kementerian Hukum dan HAM di Indonesia.

Kedua sekolah tersebut didirikan atas pertimbangan adanya kebutuhan sumber daya manusia di bidang Pemasyarakatan dan Imigrasi.

Baca Juga: Cara Tak Terduga untuk Disukai Banyak Orang, 6 Kebiasaan Kecil Ini Akan Sangat Membantu

Perlu kamu tahu bahwa bayaran lulusan Sekolah Ikatan Dinas ini memiliki tunjangan kinerja besar lho.

Tunjangan yang dibean berkisar antara Rp 1,93 juta sampai Rp 27,57 juta.

Berikut rincian gaji dari para pegawai Kementerian Hukum dan HAM yang telah diatur dalam Perpres:

Golongan Ia

Masa kerja mulai 0 Tahun
Gaji pokok per bulannya Rp 1.323.000
Masa kerja mulai 26 Tahun
Gaji pokok per bulannya Rp 1.979.900

Golongan Ib

Masa kerja mulai 3 Tahun
Gaji pokok per bulannya Rp 1.444.800
Masa kerja mulai 27 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 2.096.100

Golongan Ic

Masa kerja mulai 3 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 1.505.900
Masa kerja mulai 27 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 2.184.800

Golongan Id

Masa kerjanya mulai 3 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 1.569.600
Masa kerjanya mulai 27 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 2.277.200

Baca Juga: Cara Hapus Data Pribadi di Pinjol Agar Tidak Disalahgunakan, Mudah Bisa Lewat WhatsApp Juga Lho!

Golongan IIa

Masa kerja mulai 0 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 1.714.100
Masa kerja mulai 33 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 2.859.500

Golongan IIb

Masa kerja mulai 3 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 1.871.900
Masa kerja mulai 33 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 2.980.500

Golongan IIc

Masa kerja mulai 3 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 1.951.100
Masa kerja mulai 33 Tahun
Gaji pokok per bulanRp 3.106.000

Golongan IId

Masa kerja mulai 3 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 2.033.600
Masa kerja mulai 33 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 3.238.000

Baca Juga: Bisa Bikin Ortu Bangga, Inilah Enam Jurusan Kuliah yang Banyak Dibutuhkan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara

Golongan IIIa

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 3.590.900

Golongan IIIb

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 3.742.800

Golongan IIIc

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 3.901.100

Golongan IVd

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 4.066.100

Golongan IVa

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 4.238.000

Golongan IVb

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 4.417.400

Golongan IVc

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 4.604.200

Baca Juga: Rata-Rata Gaji Fresh Graduate Lulusan Kampus Bergengsi ITB, UI, dan UGM, Mana Paling Besar?

Golongan IVd

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 4.799.000

Golongan IVe

Masa kerja mulai 32 Tahun
Gaji pokok per bulan Rp 5.002.000

Nah itulah 5 sekolah kedinasan yang lulusannya memiliki gaji besar mulai dari dua hingga tiga digit. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# gaji
# sekolah kedinasan
# lulusan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.