AYOJAKARTA.COM - Nama hacker Bjorka saat ini tengah ramai menjadi sorotan karena berhasil meretas beberapa data rahasia milik pemerintah Republik Indonesia (RI).
Diketahui, Bjorka telah membongkar identitas pribadi sederet pejabat seperti Johnny G. Plate, Puan Maharani, Erick Thohir, Denny Siregar, Mahfud MD, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Tak hanya itu, Bjorka juga mengklaim telah membongkar sosok dalang di balik pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.
Baca Juga: Terungkap! Ternyata Ini Motif Hacker Bjorka Membocorkan Data: Dampak dari Elit Politik?
Dalam aksinya ini, Bjorka mengaku telah meretas sejumlah data pemerintah hingga menyindir sejumlah tokoh para pemegang kekuasaan terhadap sejumlah elite di negeri ini.
Bjorka kembali lagi menyapa ketua DPR “Hey hey @puanmaharani_ri for the leaders please condition the brain there will be no such thing as a hacker if in all countries in the world and led by the right leader,” dalam cuitannya di Twitter (14/9).
“See you next time all this will be resolved for Indonesian citizens I love you, I don't go or disappear but I will do what Indonesians want,” dalam cuitan terakhirnya.
Baca Juga: Kejanggalan Data yang Bocor, Hacker ini Ungkap Sosok Asli Bjorka, Ternyata Orang Indonesia?
Kemunculan hacker Bjorka ini lantas mendapat tanggapan dari pengamat politik Rocky Gerung.
Rocky Gerung menilai, kemunculan Bjorka ini adalah dampak dari kebohongan yang dibuat oleh pemerintah sehingga bisa memancing para hacker untuk melakukan perlawanan secara digital.
Rocky Gerung lantas mengatakan bahwa hacker Bjorka ini sebagai bentuk sebuah perlawanan sehingga membocorkan data Badan Intelijen Negara (BIN), para menteri hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Serangan Balik, Nomor Telepon Bjorka Mulai Dilacak dan Ada di Negara Ini
Dilansir AyoJakarta.com melalui video yang tayang di kanal YouTube Rocky Gerung Official pada Rabu (14/9/2022), Rocky Gerung mengungkapkan pandangannya soal hacker Bjorka.
Bjorka dinilai oleh Rocky Gerung karena menandakan adanya sesuatu yang dirahasiakan oleh pemerintah.
Dalam hal ini sejarah selalu tiba dengan kecerdikannya sendiri.
Baca Juga: Identitas Bjorka Asal Indonesia Terbongkar? Grammarnya Disebut Berantakan
Sejarah punya jalan pikirannya sendiri yang gak bisa dihalangi oleh kekuasaan.
Nah, Bjorka adalah pembuka jalan ke arah kemerdekaan kembali Indonesia.
Menurutnya, Bjorka sudah tahu pintu masuknya, namun masih mencari momentum.
Lantas, orang-orang akan berpikir ada yang serius di situ “Mungkin untuk membelah persaingan politik dalam negeri,” katanya di youtube pribadinya bersama Hersubeno Arief.
Rocky juga menduga, Bjorka adalah orang yang paham peta politik ketika aktivis HAM (Hak Asasi Manusia) Munir terbunuh. Ini terlihat dari pengungkapan data pembunuhan Munir.
“Munir terbunuh dalam suasana politik. Ibu Mega berkuasa, Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) berupaya untuk nyapres, Munir adalah orang yang baik hati kata Rocky (12/9).
Baca Juga: Bjorka Senggol Kapolri, Sifat Asli Listyo Sigit Prabowo Terbongkar! Ternyata Begini Orangnya
Kemudian Rocky Gerung menilai bahwa hacker Bjorka yang mengungkap pejabat tinggi negara yang belum di vaksin booster salah diantaranya, Luhut, Erick Thohir dan Puan Maharani.
Selanjutnya ia juga menyentil dengan dibukanya data tersebut terlihat bahwa kabinet berantakan.
“Luhut bisa menganggap bahwa dia dibebani terlalu banyak pekerjaan tapi dia anggap itu semua adalah tugas yang memang mesti harus dia selesaikan," kata Rocky Gerung.
Adapun keterangan dan data yang disampaikan Bjorka itu memang faktual. Sebab, semua juru bicara dan pejabat yang dikirim ke semua forum itu memang dungu.
Di balik kecemasan tentang Bjorka pemerintah menjadi waspada. Dan ini semua adalah bentuk dari hukum sejarah.

Share this article
Rocky Gerung menilai, kemunculan Bjorka adalah dampak kebohongan pemerintah sehingga bisa memancing para hacker melakukan perlawanan.