AYOJAKARTA.COM - Tragedi yang menelan ratusan orang di Stadion Kanjuruhan pasca laga antara Arema FC dengan Persebaya awal Oktober kemarin sungguh menorehkan luka mendalam bagi banyak pihak.
Atas kejadian itu, Ganjar Pranowo mengajak para pejabat doa bersama untuk para korban Tragedi Kanjuruhan saat rapat.
Dalam video unggahan akun Instagram pribadi miliknya, Ganjar Pranowo meminta waktu para pejabat yang hadir untuk mendoakan korban tragedi Kanjuruhan agar mereka husnul khatimah.
Lebih lanjut, Ganjar Pranowo juga berharap bahwa kejadian itu dapat dijadikan pelajaran agar tidak terulang, terutama di Jawa Tengah.
“Bapak-Ibu, tentu Indonesia sedang berduka atas kejadian di Malang yang menggegerkan seluruh dunia. Kita tentu mengantisipasi itu agar tidak terjadi di Jawa Tengah. Kita belajar betul dari apa yang terjadi di Malang kemarin,” ucapnya pada video tersebut.
“Cukup banyak korban yang ada, saya mau minta waktu bapak ibu sebentar saja untuk kita mendoakan para korban, mudah-mudahan mereka husnul khatimah,” lanjutnya.
Baca Juga: Galang Dana untuk Korban Kanjuruhan, ARMY: Kami Tidak Ada Batasan untuk Target Humanity
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga menyertai penjelasan tertulis pada keterangan unggahannya seperti berikut ini.
"Saudara-saudaraku. Mari sejenak kita kirim doa agar seluruh korban tragedi Kanjuruhan Malang mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Diterima seluruh amal dan diampuni dosanya.
Semoga tidak pernah lagi kejadian seperti ini terulang di negara kita dan tak teruang di manapun di seluruh penjuru dunia," tulisnya.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube POLRI TV RADIO pada Selasa (4/10/2022) Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu 1 Oktober 2022 tersebut dinyatakan total korban secara keseluruhan sebanyak 450 orang.
“Untuk korban meninggal dunia ada 125 orang, kemudian korban luka berat ada 21 orang, dan korban luka ringan ada 304 orang,” jelas Irjen Pol Dedi Prasetyo pada keterangan persnya.***(Dilla Anggraini)

Share this article
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para pejabat doa bersama saat rapat untuk korban Tragedi Kanjuruhan Malang.