Mengupas Tuntas Crowd Crush Penyebab Tragedi Itaewon

Mengupas Tuntas Crowd Crush Penyebab Tragedi Itaewon
Mengupas Tuntas Crowd Crush Penyebab Tragedi Itaewon

AYOJAKARTA.COM – Terjadinya tragedi Itaewon baru-baru ini membuat isu crown crush naik ke permukaan. Beberapa insiden di keramaian yang terjadi disebabkan karena crown management yang kurang maksimal.

Dilansir dari The Washinton Post yang menaggapi tragedi Itaewon, crown crush terjadi di saat jumlah orang tidak sesuai dengan lokasi yang terbatas dan mengakibatkan saling dorong lalu menyebabkan kerumunan berjatuhan.

Ada kalanya keramaian bisa menjadi hal yang membayakan dan crowd management yang gagal bisa berakibat fatal. Dalam beberapa kasus selain tragedi Itaewon, crown crush bahkan bisa berujung ke aksi vandalisme, penyerangan, hingga pembunuhan.

Baca Juga: Kompak Berpakaian Hitam di Sidang, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Dihadiahi Suara Teriak Pengunjung

Dalam keadaan crown crush bisa juga disebut progressive crown collapse kadar oksigen pada manusia akan menurun drastis hingga ke tahap otak harus memilih untuk shut down tubuhnya.

Penurunan kesadaran akan terjadi hanya dalam waktu kurang dari 1-2 menit pada keadaan otak yang kekurangan oksigen. Tingkat bahaya pada hal ini sama halnya dengan tingkat bahaya tercekik atau bahkan lebih parah.

Perlu diketahui bahwa otak kita sangatlah sensitif. Otak memiliki otonomi untuk melakukan cara apapun demi mendapatkan oksigen, walaupun harus menghentikan tubuh ataupun jantung.

Saat terjadi crown crush, orang-orang yang berada pada kerumunan akan saling berdesakan, menekan dengan sangat kuat yang mengakibatkan dada tidak bisa mengembang-kempis untuk bernafas.

Baca Juga: Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati, Anak Pertamanya Justru Disebut Mirip Sisca Kohl : Keliatan Positif Anaknya

Otak akan membuat keputusan sulit dengan membuat tubuh pingsan agar jatah oksigen bisa diprioritaskan untuk otak. Ketika jumlah oksigen masih belum cukup maka otak akan memerintahkan jantung untuk berhenti.

Inilah penyebab banyak orang yang mengalami henti jantung (cardiac arrest) pada insiden Itaewon. Pada tahap henti jantung ini, otak tidak akan bisa bertahan tanpa jantung yang bekerja. Oleh karena itu korban harus segera diresusitasi dengan CPR dan dipindahkan ke tempat terbuka.

Seorang ilmuwan di Berlin, Mehdi Moussaid pernah menulis buku yang berjudul “Fouloscopie: Ce que la foule dit de nous” yang mempelajari tentang perilaku keramaian.

Pertama, kita harus bisa mengira-ngira kepadatan keramaian. Selama kurang dari lima orang ada di area satu meter persegi menunjukan keadaan masih aman.

Baca Juga: Heboh! Sindir Dewi Perssik Usai Laporkan Fans Lesti-Billar, Satria Mulia: Receh Banget Mentalnya

Moussaid menyarankan kita untuk langsung keluar dari kerumunan disaat sudah terlalu padat. Kita harus melakukan hal ini segera selagi masih ada ruang untuk bergerak.

Tapi ketika kita sudah terlanjur berada dalam kerumunan yang padat, kita dianjurkan untuk terus aware dengan keadaan sekitar dan segala bahaya yang mungkin terjadi.

Apapun yang terjadi, sebisa mungkin kita harus tetap bisa berdiri. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kemungkinan jatuh dan terinjak oleh orang lain.

Tapi sebelumnya kita harus menjaga dada kita agar tetap bisa kembang-kempis dengan cara meletakkan tangan di depan dada. Banyak yang mengira kematian pada crowd crush terjadi karena jatuh terinjak atau terbentur, tetapi bahaya fatalnya justru karena kehabisan oksigen.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# crowd crush
# Itaewon
# Korea Selatan
# tragedi
# penyebab

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.