AYOJAKARTA.COM - Kasus satu keluarga tewas di di Perumahan Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat masih menjadi misteri.
Hingga kini belum diketahui secara pasti apa penyebab kematian dari satu keluarga yang terdiri dari empat orang tersebut.
Dugaan awal penyebab kematian satu keluarga tersebut adalah dehidrasi dan kelaparan.
Seperti hasil autopsi sebelumnya yang tidak ditemukan sisa makanan dalam lambung pada keempat mayat tersebut.
Di sisi lain, Kriminolog Adrianus Meliala menduga bahwa empat anggota keluarga yang tewas di Kalideres tersebut menganut paham apokaliptik atau keyakinan terhadap akhir dunia.
Keyakinan apokaliptik muncul dan disangkut pautkan lantaran hasil autopsi yang menyebutkan tidak ada sisa makanan dalam lambung dengan waktu yang lama pada keempat jenazah.
Namun, alasan kelaparan dan tidak bisa membeli makanan terbantahkan karena diketahui keluarga tersebut diketahui cukup mampu dan berada.
Pendapat lain muncul dari seorang ahli Sosiolog Trubus Rahardiansyah yang menduga penyebab kematian satu keluarga tersebut karena pembunuhan berencana dengan motif perebutan harta.
Baca Juga: Jadi Saksi Baru Tewasnya Satu Keluarga di Kalideres, Tukang Jamu: Dia Pernah Minjem Duit Rp 50 Juta
Trubus menepis bahwa penyebab kematian satu keluarga di Kalideres itu karena paham atau keyakinan apokaliptik.
Alasan itu dianggap tidak rasional jika ditelaah lebih jauh.
"Secara rasional mestinya itu dari orang dalam sendiri secara berurutan siapa yang meninggal dulu karena yang menjadi sulit diterima akal adalah karena adanya lilin dan juga kapur barus. Itu kan artinya ada orang nggak mungkin jalan sendiri," ujar Trubus Rahardiansyah dikutip ayojakarta.com dari kanal YouTube TvOneNews pada Kamis (17/11/2022).
"Kalau misalnya itu dianggap bagian dari ritual saya rasa tidak sedahsyat itu, karena bagaimanapun juga sebuah ritual ada proses-proses di mana kalau misalnya orang itu meninggal ada yang membimbing dan saya nggak yakin itu ada yang membimbing karena dalam tatarannya dia ada di masyarakat kota yang pikirannya sudah modern," tambahnya.
Baca Juga: Kematian Sekeluarga di Kalideres Makin Penuh Misteri: Polisi Temukan Catatan, Begini Isinya
Dirinya justru berpikir bahwa penyebab tewasnya satu keluarga tersebut adalah karena pembunuhan yang telah direncanakan dengan motif perebutan harta kekayaan.
Mengingat bahwa keluarga tersebut dinilai sebagai orang berada dengan kekayaan Rp 3,6 miliar.
"Dalam perilaku sosial itu lebih banyak saya melihat ada beban yang mungkin menyebabkan mereka bertengkar, karena mereka juga orang yang berada dengan kekayaan Rp 3,6 miliar. Itukan berarti ada sesuatu yang diperebutkan semestinya di antara keluarga itu," tandas Trubus.***

Share this article
Berikut penjelasan sosiolog terkait penyebab kematian satu keluarga di Kalideres Jakarta Barat, bukan karena paham apokaliptik.