AYOJAKARTA.COM - Korban bencana gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat membutuhkan bantuan medis segera.
Diketahui para pasien membludak memadati RSUD Sayang pada Selasa (22/11/2022).
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Selasa (22/11/2022), sejak Senin(21/11/2022) malam sebagian pasien terpaksa harus dirawat di halaman hingga jalan masuk ke RSUD Sayang.
Belasan pasien di antaranya bahkan harus dirawat di atas aspal beralaskan terpal lantaran pasien penuh dan membludak.
Baca Juga: Donasi ARMY untuk Cianjur Terkumpul Rp164 Juta, Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Masih Berjalan
Diketahui saat ini, tenaga kesehatan dari Puskesmas, Polri dan TNI sudah diterjunkan untuk ikut membantu menangani korban gempa bumi.
Berdasarkan pantauan Ayojakarta.com dari kanal YouTube Breaking News Kompas TV pada Selasa, 22 November 2022 terlihat sejumlah tenda sudah didirikan untuk ditempati oleh para korban gempa.
Sedikitnya ada sembilan tenda dengan kapasitas 20 hingga 50 orang telah didirikan untuk menampung para korban bencana alam.
Berdasarkan informasi yang didapatkan, Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia Tri Rismaharini sempat mengunjungi RSUD Sayang di Kabupaten Cianjur di Selasa (22/11/2022) pagi.
Baca Juga: Link Donasi ARMY dan KVIBES.ID untuk Cianjur, Kumpulkan Dana Rp200 Juta
Menteri Sosial, Tri Rismaharini dalam kunjungannya disebutkan akan menambahkan dua tenda tambahan berserta dengan tempat tidur darurat demi kenyamanan para pasien.
Sebelumnya, para pasien korban gempa bumi mengalami luka-luka di bagian kepala hingga tangan.
Para korban didominasi oleh orang dewasa, namun juga tidak sedikit korban merupakan anak-anak.
Hingga kini dikabarkan jumlah korban jiwa dari gempa bumi tersebut terus bertambah. Jumlah korban jiwa yang meninggal dunia saat ini tercatat sebanyak 162 orang.***

Share this article
Berikut kondisi terkini pasca gempa bumi di Cianjur, para korban butuh bantuan medis karena jumlahnya membludak.