AYOJAKARTA.COM--Berbagai kejanggalan dalam kasus pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo kian menjadi misteri.
Salah satunya yakni saat tim identifikasi mengecek tubuh korban pembunuhan Ferdy Sambo, yakni Brigadir J ketika olah TKP.
Didapatkan kejanggalan saat pemeriksaan jenazah Brigadir J yang dihabisi Ferdy Sambo tersebut.
Baca Juga: Siap-Siap Skenario Ferdy Sambo Terbongkar, Richard Eliezer Berjanji Jujur kepada Keluarga Brigadir J
Dilansir AyoJakarta.com melalui akun YouTube KOMPASTV, menampilkan momen saat Bripka Danu Fajar Subekti mengungkapkan kejanggalannya.
Salah satu tim identifikasi yang menangani jenazah korban Brigadir J, Bripka Danu menyampaikan keanehan saat membalikkan tubuh Brigadir J.
"Sempat curiga kok aneh, kok pakai masker," ujar Danu.
Ia merasa ada sesuatu yang janggal pada jenazah Brigadir J, karena saat itu jenazah Brigadir J memakai masker.
Danu sempat mengutarakan hal itu kepada Kasat Reskrim yang juga berada di tempat kejadian waktu itu.
"Saya sempet pas itu ada Kasat Reskrim juga sempet saya bilang 'Ndan, mohon izin korban pakai masker'" kata Bripka Danu kepada Kasat Reskrim kala itu.
Namun menurutnya, ia tidak mendapat respon apapun dari Kasat Reskrim dan hanya terdiam.
Saksi mengungkapkan bahwa dirinya mengatakan kecurigaannya kepada Kasat Reskrim hanya sekali.
Yakni pada saat olah TKP di tempat kejadian di rumah Ferdy Sambo.
Dan tidak didapatkan respon apapun dari Kasat Reskrim.
Lalu Hakim menyampaikan bahwa tindakan Kasat Reskrim pada saat itu berdampak fatal.
Karena hal inilah akhirnya Kasat Reskrim dianggap tidak profesional oleh Mabes Polri.***

Share this article
Terungkap dalam persidangan tim identifikasi langsung rasakan kejanggalan saat membalikkan jenazah Brigadir J untuk pertama kalinya