AYOJAKARTA.COM--Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Cianjur 21 November 2022 lalu menimbulkan ketakutan di masyarakat.
BMKG menyebut Gempa bumi Cianjur kemarin disebabkan oleh sesar Cimandiri.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Channel Harian Kompas, sesar Cimandiri adalah patahan geser aktif yang membentang sepanjang 100 km.
Sesar ini memanjang dari muara Cimandiri pada pelabuhan ratu Kabupaten Sukabumi lalu mengarah ke Timur Laut melalui Kabupaten Bandung, Cianjur, Bandung Barat dan juga Subang.
Selain sesar Cimandiri terdapat sesar lain yaitu sesar Baribis.
Sebuah penelitian ilmiah yang berkaitan dengan gempa besar yang akan terjadi di Jakarta - Bogor ditulis oleh guru besar Fakultas Pertambangan dan Perminyakan ITB Sri Widiyantoro dan Team dan diunggah melalui YouTube Channel Harian Kompas (25/11/2022).
Baca Juga: Daftar Calon Kuat Presiden 2024, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, hingga Ridwan Kamil
Penelitian itu menerangkan bahwa sesar Baribis aktif dan akan menyimpan bencana besar untuk wilayah DKI Jakarta.
Sesar Baribis ini merupakan jalur patahan yang terletak berjarak 25 km di Selatan Jakarta.
Pada saat ini kondisi sesar tersebut dalam keadaan terkunci, ketika energi peregangan yang akhirnya diakumulasikan terlepas maka akan menimbulkan gempa yang besar.
Sejarah mengatakan bahwa sesar baribis ini pernah membuat gempa bumi besar pada ratusan tahun silam.
Masyarakat pun semakin dibuat paranoid dan ketakutan dengan banyaknya gempa yang mengguncang akhir-akhir ini.
Ketakutan tersebut bukan tanpa sebab, pasalnya pada awal November lalu news.abs-cbn.com menuliskan sebuah artikel tentang kemungkinan terjadi gempa bumi megathrust yang akan terjadi diantara pulau Jawa dan Sumatra.
Gempa bumi tersebut diprediksi memicu tsunami setinggi 34 meter melebihi dahsyatnya bencana serupa di Kabupaten Aceh.
Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan titik pertemuan antara tiga Lempeng Pasifik, Lempeng Eurasia dan Lempeng Indo- Australia.
Dikutip Ayo Jakarta.com dari laman news.abs-cbn.com, diperkirakan akan ada tsunami dengan ketinggian mencapai 34 meter yang dipicu oleh gempa bumi dengan kekuatan 8.9 SR.
Baca Juga: Pinkan Mambo Suka Gaya Ini saat Main di Ranjang, Ngaku Tahan Lama dan Bisa Berkali-kali
Berdasarkan laporan yang diterbitkan oleh jurnal Natural Hazards, para peneliti menemukan aktivitas seismik tinggi di pantai selatan Provinsi Jawa Barat dan bagian tenggara Pulau Sumatra yang dapat melepaskan gempa "megathrust".***

Share this article
Sebuah penelitian menerangkan sesar Baribis aktif dan akan menyimpan bencana besar untuk wilayah DKI Jakarta, ini penyebabnya