AYOJAKARTA.COM - Gempa bumi Cianjur disebut dapat berpotensi menyebabkan tsunami dahsyat di perairan selatan Jawa.
BMKG meminta masyarakat di wilayah sekitar Jawa Barat untuk terus waspada terhadap ancaman gempa bumi susulan.
Selain itu, BMKG juga mengimbau pemerintah daerah untuk bersiaga pada skenario terburuk yakni terjadinya potensi tsunami setinggi 34 meter.
Dikutip Ayojakarta.com dari Channel YouTube Indo Line pada Minggu (27/11/2022), Kepala BMKG buka suara terkait dengan adanya potensi tsunami akibat gempa di Jawa Barat ini.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Terjadi Gempa Bumi di Sumur-Banten Berkekuatan M4,2
Kepala BMKG, Dwi Karnawati menyebut bahwa potensi tsunami tersebut bukanlah ramalan namun hasil kajian ahli dan pakar kegempaan.
Perihal waktu terjadinya tsunami, dirinya menyatakan belum dapat diketahui secara pasti mengingat belum ada teknologi yang mampu memprediksi waktu terjadinya bencana.
Guna meminimalisir risiko terjadinya tsunami yang belum diketahui tersebut, dirinya mengungkap pemerintah daerah dan masyarakat harus melakukan langkah mitigasi dengan tepat.
Terkait dengan wilayah yang sangat diwaspadai dengan ancaman Tsunami 34 meter bukanlah Cianjur, wilayah terjadinya gempa bumi yang belakangan ini sering terjadi.
Justru daerah Cilacap dinilai menjadi wilayah dengan ancaman tsunami setinggi 34 meter tersebut.
Hal tersebut dikarenakan Cilacap berada pada garis Pantai Selatan Jawa, menghadap langsung zona tumbukan lempeng Hindia dan Eurasia.
Sebelumnya, telah ada sebuah penelitian yang menunjukkan potensi tsunami dengan ketinggian 34 meter mengguncang Pantai Selatan Jawa Barat.
Tsunami tersebut disebut lebih dahsyat dari kejadian tsunami Aceh pada tahun 2004, karena juga disebabkan oleh gempa bumi dengan magnitudo 8,9 skala richter.
Pada laporan penelitian yang diungkap oleh peneliti Indonesia tersebut belum diketahui secara pasti waktu kejadian.
Bukan tidak mungkin, tsunami yang diprediksi oleh peneliti terjadi di wilayah selatan Jawa Barat dengan ketinggian 34 meter akan menyamai atau bahkan melebihi dahsyatnya Tsunami Aceh.
Baca Juga: 318 Korban Tewas, 14 Orang Hilang, Begini Situasi Terkini Pasca Gempa Cianjur!
Melalui Jurnal Hazard, peneliti menemukan aktivitas tektonik yang disebabkan gempa dengan kekuatan daya yang sangat besar terjadi di wilayah sekitar Jawa Barat.
Peneliti menaksir potensi ketinggian tsunami menggunakan peta dapat mencapai lebih dari 1000 pusat gempa dengan magnitude 4 atau lebih.
Hal tersebut setara dengan skala magnitude 4 atau lebih berdasarkan data tahun 2009 sampai dengan 2020.
Gempa bumi dan tsunami sering terjadi di Indonesia karena Indonesia merupakan salah satu negara dengan gunung aktif yang paling banyak di dunia.
Selain itu, Indonesia juga terletak di kawasan cincin api pasifik atau lingkaran api pasifik sehingga menyebabkan risiko lebih tinggi terjadi gempa bumi dan tsunami.***

Share this article
BMKG mengaitkan gempa Cianjur dengan potensi tsunami 34 meter di Pantai Selatan Jawa dan ancaman di Cilacap.