AYOJAKARTA.COM - Terungkap pengakuan mengejutkan dari Putri Candrawathi tentang kesadisan seseorang.
Putri Candrawathi menjadi terdakwa bersama dengan suaminya, Ferdy Sambo dan tiga orang lainnya yaitu Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.
Pada sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, para terdakwa sempat diposisikan menjadi saksi untuk dimintai keterangan, termasuk Putri Candrawathi.
Dikutip AyoJakarta.com dari suara.com pada Jumat (9/12/2022), sebelumnya Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menyampaikan bahwa terjadinya kasus ini bermula dari dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Yosua.
Namun terdapat kejanggalan dalam pengakuan ini.
Baca Juga: Gerah dengan Drama, Fahri Hamzah Kalau Jadi Ferdy Sambo Minta Dihukum Segera
Diceritakan bahwa Putri Candrawathi menelepon Ferdy Sambo dan mengadukan hal tersebut.
Tapi kemudian Putri Candrawathi melarang Ferdy Sambo untuk melaporkan hal ini ke Kapolres maupun Kapolda dengan alasan akan menjadi atensi atau perhatian mengingat saat itu sang suami masih menjabat sebagai Kadiv Propam Polri.
Tak hanya melarang untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib, Putri Candrawathi juga melarang menceritakan hal tersebut kepada ajudan dan ARTnya.
Pada saat kejadian, Putri Candrawathi masih berada di Magelang sedangkan Ferdy Sambo berada di kantornya Divisi Propam Polri, Jakarta.
Baca Juga: Dicecar Penasihat Hukum Eliezer, Ferdy Sambo Terlihat Emosi: Biar Hakim Nanti Menilai!
Oleh karena itu, Putri Candrawathi memberitahu suaminya via telepon.
“Saya kaget, istri saya telepon dalam kondisi nangis. Istri saya mengatakan ‘Pak, Yosua kurang ajar terhadap saya, dia masuk ke kamar’ Saya sampaikan, loh kurang ajar bagaimana? Kok berani dia?” ujar Ferdy Sambo menceritakan kembali saat itu.
Suami Putri Candrawathi tersebut sempat hendak menjemputnya ke Magelang namun juga kembali mendapat penolakan dengan alasan takut terjadi hal yang tidak diinginkan mengingat Putri Candrawathi sempat mendapat ancaman dari Yosua.
Hal ini menjadi janggal ketika mengetahui bahwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo merupakan atasan Yosua.
Kemudian timbul pertanyaan bagaimana bisa Yosua berani melakukan hal tersebut.
Terlebih Putri Candrawathi memiliki ajudan yang selalu menjaganya.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Jumat (9/12/2022), berdasarkan pengakuan Kuat Maruf dalam persidangan, diketahui bahwa Putri Candrawathi mengatakan Yosua bersikap sadis kepadanya.
Putri Candrawathi menyatakan hal tersebut dengan ketakutan.
“Yosua sadis sekali sama ibu, Yosua sadis sekali. Terus sambil nangis ngomong kaya gitu,” kata Kuat Maruf menirukan Putri Candrawathi.
Baik tuduhan pelecehan seksual hingga pernyataan Putri Candrawathi tentang Yosua, masih dilakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenarannya.
Fakta bahwa Ferdy Sambo mengakui telah membuat skenario palsu tentang adegan tembak-menembak di rumah Duren Tiga ini membuat pihak pengadilan ragu tentang keterangan lain yang disampaikan karena ada kemungkinan merupakan skenario palsu.***

Share this article
Berikut sosok yang disebut Putri Candrawathi sangat sadis padanya, siapakah dia? cek selengkapnya di sini!