AYOJAKARTA.COM-- Perayaan Natal dan tahun baru 2023 semakin dekat, prediksi kerumunan pada sejumlah wilayah dikhawatirkan bisa memicu perkembangan virus varian baru covid-19 dan kembali membayangi masyarakat Indonesia.
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro pun mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.
Hal tersebut dilakukan lantaran pandemi pada akhir 2022 sudah dikatakan menurun, namun resiko kesakitan dan kematian akibat Covid-19 masih terus diwaspadai.
Baca Juga: Beredar Video TikTok Bongkar Perselingkuhan Artis, Judulnya Ikatan Tali Sepatu, Siapa?
Reisa pun menyebutkan bahwa saat ini vaksinasi dosis ketiga tersebut bisa dengan mudah didapatkan untuk kedua kalinya bagi para lansia dan juga tenaga kesehatan sekalipun.
“Bagi para lansia dan juga tenaga kesehatan kini sudah dapat diberikan kesempatan untuk melakukan booster kedua atau suntikan keempat vaksin Covid-19. Ingat, kita akan menghadapi liburan panjang, di mana aktivitas masyarakat akan meningkat,” ungkap Reisa seperti dikutip dalam laman republika.co.id pada Jumat (16/12/2022).
Oleh karenanya, untuk menghadapi liburan Natal dan tahun baru pada akhir tahun nanti. Dia pun menyarankan kepada masyarakat agar lebih mempersiapkan diri terhadap varian baru Covid-19.
Reisa menjelaskan bahwa antibodi yang terbentuk di dalam tubuh setelah vaksinasi itu membutuhkan waktu sekitar 2 minggu.
“Sebaiknya segeralah manfaatkan vaksin gratis dari pemerintah ini sesegera mungkin,” katanya.
Berdasarkan Surat Edaran Satgas No. 24/2022 terkait perjalanan dalam negeri hingga saat ini diketahui masih terus berlaku.
Dalam surat tersebut tertuang aturan terkait perjalanan seseorang, dikatakan bahwa pelaku usia 18 tahun ke atas wajib telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau boster agar bisa melakukan perjalanan dalam negeri.
Tercatat pada 15 Desember 2022, masyarakat yang sudah diketahui mendapatkan dosis lengkap dengan dua suntikan tercatat sekitar 174.525.235 orang. Sedangkan yang telah melengkapi vaksin hingga dosis ketiga atau booster pertama tercatat kurang lebih ada 67.777.641 orang.
Sementara itu, Reisa juga meyebutkan bahwa merek vaksin yang digunakan untuk vaksinasi dosis ketiga tersebut akan disesuaikan dengan ketersediaan vaksin pada masing-masing daerah.
Namun, masyarakat tidak perlu khawatir dengan semua jenis merek vaksinasi yang tersedia. Sebab semua jenis vaksin dosis ketiga tersebut akan memberikan proteksi yang baik bagi tubuh.
“Tidak perlu khawatir, sudah ada panduan lengkapnya dan tentunya semua vaksin tersebut akan memberikan proteksi yang baik,” pungkasnya.***

Share this article
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro pun mengajak masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis ketiga