AYOJAKARTA.COM – Pembukaan program Kartu Prakerja gelombang 48 tahun 2023 sudah resmi diumumkan.
Pengumuman ini langsung disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia.
Jadi bagi yang ingin mengikuti Program Kartu Prakerja dan mendapatkan manfaat maka wajib mengetahuinya.
Maka dari itu segeralah bersiap dan catat tanggalnya jangan sampai terlewat.
Sebelumnya, Program Kartu Prakerja di tahun 2022 sudah resmi ditutup dan akan dilanjutkan di tahun 2023.
Pendaftaran akun baru Program Kartu Prakerja di tahun 2022 juga telah resmi di tutup pada tanggal 28 November 2022.
Yang belum memiliki akun Kartu Prakerja agar sabar menunggu pembukaannya di tahun 2023.
Terkait dengan pembukaan Program Kartu Prakerja gelombang 48 disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia yaitu Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Ibu, Singkat dan Penuh Makna, Berikan ke Ibunda Terkasih Yuk!
Dikutip AyoJakarta.com melalui unggahan akun Instagram @prakerja.go.id pada Kamis (22/12/2022), Menko Airlangga mengungkapkan jadwal pembukaan Kartu Prakerja.
“Itu namanya TBA (to be announced), triwulan pertama 2023,” ungkap Airlangga.
Menurutnya yang jelas pendaftaran pertama Program Kartu Prakerja skema normal akan dibuka di triwulan pertama tahun 2023.
Triwulan pertama yaitu Januari, Februari, dan paling lambat di bulan Maret 2023.
Dikutip AyoJakarta.com melalui laman resmi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, komite sepakat untuk memulai skema normal pada tahun 2023.
Airlangga juga menuturkan bahwa Program Kartu Prakerja di tahun 2023 akan lebih difokuskan pada skema normal sebelum pandemic covid-19.
Baca Juga: Pendaftaran PPS Pemilu 2024 Segera Dibuka, Simak Jadwal dan Tahapannya di Sini
“Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini dicanangkan sebelum era pandemi Covid-19,” ucap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Tak hanya itu, besaran bantuan Prakerja di skema normal akan naik menjadi Rp4,2 juta per individu di tahun 2023.
Adapun rinciannya berupa biaya pelatihan sebesar Rp3,5 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu yang akan dibagikan sebanyak satu kali.
Serta insentif survey sebesar Rp100 ribu untuk dua kali pengisian survey.
Menko Airlangga juga menuturkan bahwa Program Kartu Prakerja akan diimplementasikan secara online, offline, maupun bauran.***

Share this article
Sebelumnya, Program Kartu Prakerja di tahun 2022 sudah resmi ditutup dan akan dilanjutkan di tahun 2023.