AYOJAKARTA.COM - Kamaruddin Simanjuntak selaku Pengacara Yosua masih terus mengawal jalannya persidangan pembunuhan Brigadir J.
Kamaruddin Simanjuntak juga masih terus menggali fakta-fakta baru dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Salah satu yang diungkap oleh Kamaruddin Simanjuntak adalah terkait waktu perencanaan pembunuhan Yosua oleh Ferdy Sambo.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube BeritaSatu pada Rabu, 18 Januari 2023 berikut ulasannya.
Pengacara Yosua mengungkapkan bahwa suami Putri Candrawathi ini memiliki kejahatan yang sangat besar.
Menurutnya, Eks Kadiv Propam ini telah merencanakan kejahatan tersebut sejak Juni 2022.
“Kualitas kejahatan dari Ferdy Sambo ini sungguh luar biasa yaitu sudah merancang kejahatan sejak bulan Juni 2022,” ujar Kamaruddin Simanjuntak.
“Kemudian mereka mengirim istri dan Yosua ke Magelang lalu mereka melakukan dugaan simulasi pembunuhan satu minggu pertama itu,” tambahnya.
Selain itu pengacara keluarga Yosua juga menilai bahwa penyidik dan Jaksa tidak bekerja secara maksimum.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Ada Kebohongan yang Menonjol dari Keterangan Ricky Rizal dan Kuat Maruf
“Karena penyidik dan jaksa tidak maksimum kerjanya, tidak maksimum karena Ferdy Sambo ini kan the good father, dia mengelola uang besar 155 triliun dari dugaan judi online belum lagi dari narkotika atau narkoba, belum lagi dari prostitusi dan sebagainya dan itu mengalir sampai jauh,” ujarnya.
Hal itu tidak ada dalam fakta persidangan karena dianggap Jaksa dan penyidik tidak bekerja secara maksimal.
Kamaruddin menyampaikan yang tidak ada justru diadakan.
Misalnya soal simpulan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait perselingkuhan Putri Candrawathi dengan Yosua.
“Justru yang tidak ada di fakta persidangan seperti perselingkuhan justru di ada-adain sama Jaksa,” jelasnya.***

Share this article
Kamaruddin Simanjuntak bongkar kejahatan Ferdy Sambo bunuh Yosua yang sudah direncanakan sejak Juni 2022, begini kronologinya,