AYOJAKARTA.COM – Live di platform media sosial TikTok merekam lansia mandi lumpur yang saat ini sedang viral mengundang perhatian dari banyak pihak termasuk Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini.
Mensos bahkan sampai mengeluarkan surat edaran mandi lumpur tersebut dianggap salah satu bentuk mengemis online.
Mandi lumpur yang dikabarkan bisa meraup keuntungan banyak tersebut telah dilarang oleh Mensos Risma dan dinilai sebagai bentuk eksploitasi.
Baca Juga: Lagi Ramai Nih, Mandi Lumpur dan Ngemis Online di TikTok: Begini Hukumnya Menurut Muhammadiyah
Namun Sultan Akhyar yang merupakan content creator mandi lumpur ini membantah bahwa dirinya mengemis.
“Bukan pengemis sih menurut saya. Kenapa saya bilang seperti itu, karena kita punya challange. 1 mawar 1 kali guyur. Terus ada yang 100 koin itu kan pakai bak,” kata Sultan Akhyar dalam program Pagi-Pagi Ambyar, dikutip Jumat, 20 Januari 2023
Sultan Akhyar menjelaskan bahwa gift berupa 1 mawar bernilai $0,01 atau sekitar Rp200. Ia mengatakan sebenarnya air yang digunakan untuk mengguyur nenek adalah air kali bukan lumpur.
Baca Juga: Al Ghazali Cari Pasangan di TikTok, Ini Syarat Jadi Mantu Ahmad Dhani!
Banyak netizen yang kontra terhadap konten viral ini karena merasa iba dengan lansia yang harus kedinginan mandi dalam waktu yang lama.
Namun mengejutkannya adalah Nenek Raimin sebagai orang yang melakukan mandi lumpur tersebut mengaku tidak merasa dieksploitasi.
Ia sendiri menawarkan diri untuk mandi lumpur, permintaan ini Nenek Raimin lakukan dengan senang hati.
“Saya (sendiri) mau ikut mandi. Sendirian, (dengan) senang hati,” kata Nenek Raimin yang berusia 66 tahun berasal dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Nenek Raiman bukanlah nenek dari Sultan Akhyar, ia merupakan saudara jauh yang menawarkan diri untuk ikut live TikTok mandi lumpur.
Baca Juga: Pantas Banyak yang Ngemis Online, Ternyata Harga Item Gift TikTok Bisa sampai Jutaan Rupiah
Rata-rata pendapatan Nenek Raimin sekali live mandi lumpur adalah Rp2 juta. Ada hal menarik yang tidak diketahui oleh masyarakat luas.
Ternyata Nenek Raimin segera mandi air hangat setelah selesai live dan Sultan Akhyar juga menyediakan makanan untuk Nenek Raimin.
Sultan Akhyar sengaja membatasi durasi live dengan maksimal 1 jam saja. Hal ini karena banyak keluarga atau tetangga dari Sultan Akhyar yang mengantri untuk live mandi lumpur.
Baca Juga: Viral Video Diduga Hakim Wahyu Iman Santoso Beredar TikTok dan Twitter, Komisi Yudisial Telusuri
Orang-orang yang ikut live mandi lumpur tergiur dengan jumlah uang yang di dapat karena bisa digunakan untuk menutup hutang.
“Banyak yang mau ikut juga di belakang. Kaya tante, dari tetangga-tetangga jauh juga. Soalnya di rumah itu banyak yang ngambil hutang bank terus koperasi,” kata Sultan Akhyar.
Meski banyak dikecam, namun Sultan Akhyar dianggap sebagai super hero di Lombok karena bisa memberikan uang dalam jumlah banyak kepada orang yang mau ikut mandi lumpur. ***

Share this article
Sultan Akhyar yang merupakan content creator mandi lumpur membantah bahwa dirinya mengemis dengan menampilkan wanita tua di TikTok.