AYOJAKARTA.COM – Ayah mendiang Brigadir J, yakni Samuel Hutabarat menanggapi pembelaan Putri Candrawathi.
Seperti yang diketahui, Putri Candrawathi menjalani sidang pledoi atau nota pembelaan pada Rabu (25/1/2023) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Samuel Hutabarat yang menyaksikan pembelaan Putri Candrawathi ikut berkomentar.
Menurut Samuel Hutabarat, tidak seharusnya Putri Candrawathi memfitnah Brigadir J dengan tuduhan melakukan pelecehan.
Terlebih, tidak ada bukti yang menyatakan Putri Candrawathi benar-benar menjadi korban pelecehan.
“Hanya fitnah memfitnah begini, bikin laporan polisi, sekarang kan engga ada bukti kalau memang benar-benar (menjadi korban pelecehan) jangan hanya memfitnah seperti dia bilang tadi di pembelaan dia,” ungkap Samuel dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube CNN Indonesia pada Kamis (26/1/2023).
“Dia habis difitnah dan dicemooh masyarakat luas, masyarakat ini kan sudah bisa menilai bukan sebodoh yang dia anggap,” sambungnya.
Samuel kemudian menilai bahwa pembelaan yang disampaikan Putri dihadapan hakim sangat berlebihan.
Terlebih Samuel juga menyoroti pembelaan Putri yang mengatakan bahwa dirinya ingin secepatnya bertemu dengan anak-anaknya.
Samuel lantas mengatakan bahwa Putri hanya mementingkan dirinya sendiri hingga menyebut munafik.
Baca Juga: Dihantui Ketidakpastian Ekonomi, Ketum HIPMI Jaya Sona Maesana : Tetap Optimistis Tatap 2023
Ini karena Putri dipandang tidak memikirkan perasaan Samuel sebagai orang tua Brigadir J yang kini untuk selamanya tak bisa lagi bertemu dengan sang anak.
“Pembelaan dirinya terlalu berlebihan. Bahkan dia bilang kalau bisa bertemu secepatnya dengan anaknya, anak kami dikemanakan yang sudah mereka bunuh? Tidak bisa lagi kami bertemu (Brigadir J) untuk selamanya,” katanya.
“Berarti disitulah kemunafikan dia di dalam pembelaan dirinya ini hanya mementingkan pemikiran dia. Anak dia masih hidup, dia (Putri) masih hidup, masih bisa bertemu dengan anaknya. (Anak) kami? Sudah dihabisi orang itu nyawanya dengan secara sadis. Jadi berpikir hanya untuk dirinya itu artinya munafik,” tutupnya.***

Share this article
Samuel Hutabarat ungkap tidak seharusnya Putri Candrawathi memfitnah Brigadir J dengan tuduhan melakukan pelecehan.