AYOJAKARTA.COM--Dalam persidangan tanggal 31 Januari 2023, hakim mengungkapkan vonis terdakwa Ricky Rizal dijadwalkan akan dilakukan pada Selasa, 14 Februari 2023.
Jadwal penetapan vonis ditetapkan usai kuasa hukum Ricky Rizal membacakan duplik atas replik Jaksa Penuntut Umum atau JPU.
Dalam kasus yang menewaskan Brigadir J, oleh JPU terdakwa Ricky Rizal dituntut hukuman 8 tahun penjara.
“Dan putusan itu akan kami bacakan pada hari Selasa tanggal 14 Februari,” jelas ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso usai pembacaan duplik.
Jauh sebelum kasus yang menewaskan Brigadir J mencuat ke masyarakat, Ricky Rizal diketahui mengikuti skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo.
Bripka Ricky Rizal merupakan ajudan dengan pangkat tertinggi di dalam lingkup keluarga Ferdy Sambo dan bertugas sebagai ajudan Putri Candrawathi.
Polisi menetapkan Ricky Rizal sebagai salah satu tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J, karena membiarkan peristiwa tersebut terjadi.
Hal tersebut sempat dijelaskan oleh Komjen Agus Andryanto selaku Kabareskrim Polri dalam pernyataan resmi.
“Tersangka RR turut membantu dan menyaksikan penembakan korban,” jelas Komjen Agus ketika membacakan pernyataan.
Lebih lanjut, Komjen Agus menjelaskan bahwa pelanggaran pasal yang dilakukan Ricky akan menyebabkannya mendapat hukuman mati, seumur hidup, atau 20 tahun.
Pada 8 September 2022 silam, terdakwa Ricky Rizal mengubah Berita Acara Pemeriksaan atau BAP dalam kasus yang menewaskan Brigadir J.
Dalam BAP awal, Ricky Rizal menyebut sejumlah fakta yang berkaitan dengan tewasnya Brigadir Joshua Hutabarat.
Dimana pada BAP awal Ricky menyatakan tentang adanya pelecehan di rumah Duren Tiga, adanya peristiwa tembak menembak antara Brigadir J dan Bharada E.
Selain kedua hal tersebut, dalam BAP Ricky juga menyatakan bahwa dirinya bersembunyi di dalam kulkas saat terjadi aksi baku tembak.
Namun dalam BAP baru, Ricky menyatakan bahwa dirinya tidak tahu tentang pelecehan di Magelang, dan tidak melihat Brigadir J ditembak karena ada panggilan masuk di HT.
Selain itu, dalam BAP baru Ricky juga mengaku bahwa Eliezer diperintah oleh Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.
Terkait dengan adanya perubahan BAP, Zena Dinda Defega selaku kuasa hukum Ricky Rizal memberi keterangan.
“Mungkin setelah ketemu istrinya, ketemu adik kandungnya, mungkin tersentuh hatinya karena diingatkan,” jelas Zena dalam Youtube Kompas TV.
Lebih lanjut Zena menjelaskan bahwa kejujuran perlu dilakukan oleh kliennya, mengingat masih ada anak dan keluarga.
“Terbukalah apa adanya, dan ingatlah anak dan keluarga yang berada di belakang Ricky Rizal,” imbuh Zena. ***

Share this article
“Dan putusan itu akan kami bacakan pada hari Selasa tanggal 14 Februari,” jelas ketua majelis hakim Wahyu Iman Santoso