AYOJAKARTA.COM – Gempa berkekuatan M7.8 yang telah menggncang wilayah Turki Suriah pada Senin 6 Februari 2023 tersebut telah begitu banyak menelan korban jiwa.
Update terkini korban jiwa yang meninggal dunia akibat gempa Turki M7.8 tersebut telah mencapai hampir 24 ribu orang.
Hal tersebut disampaikan oleh AFP News Agency melalui akun Twitter resminya @AFP pada hari ini Sabtu 11 Februari 2023.
Baca Juga: Blak-Blakan! Anies Baswedan Akhirnya Angkat Bicara Terkait Utang Politik dengan Prabowo, Ternyata…
“#UPDATE Here is the latest on the situation in quake-hit Turkey and Syria: Combined death toll nearing 24,000, UN says 870,000 in urgent need of food, In Syria alone, up to 5.3 mln people may have been made homeless,” cuit AFP.
Dimana artinya Update situasi terbaru Turki dan Suriah yang dilanda gempa: total korban tewas telah mendekati 24.000 orang, dan pihak PBB mengumumkan 870.000 orang sangat membutuhkan makanan saat ini.
Kondisi warga di Suriah sekitar 5,3 juta orang mungkin saja telah kehilangan tempat tinggal mereka.
Lalu bagaimana bisa gempa Turki M7.8 tersebut begitu mematikan hingga menelan korban puluhan ribu jiwa.
Sebelumnya Reuters menginformasikan alasannya melalui melalui akun Twitternya @ReutersGraphics seperti dikutip Ayojakarta.com pada Sabtu 11 Februari 2023.
Menurut Reuters dalam cuitan resminya, kondisi korban yang begitu banyak dikarenakan gempa yang mengguncang dengan kekuatan besar itu berada di pusat yang dangkal dan mengguncang daerah dengan banyak bangunan.
“The two earthquakes that hit Turkey and Syria killed at least 22.000 people. They were particularly deadly because the shocks were both powerful and shallow and hit a region where many buildings were unprepared,” tulis Reuters.
Yang apabila diterjemahkan berarti dua gempa yang melanda Turki dan Suriah menewaskan sedikitnya 22ribu orang.
Mereka sangat mematikan karena guncangannya kuat dan dangkal dan menghantam daerah di mana banyak bangunan tidak siap.***

Share this article
AFP News Agency melalui akun Twitter resminya @AFP pada hari ini Sabtu 11 Februari 2023, korban mencapai hampir 24 ribu orang