AYOJAKARTA.COM - Skandal besar menimpa Toyota Motor, pabrikan mobil terbesar Jepang, setelah anak perusahaan mereka, Daihatsu, terbukti melakukan kecurangan dalam tes keamanan kendaraan.
Menurut surat kabar Asahi, Daihatsu telah melakukan kecurangan pada tes keamanan hampir semua model yang diproduksi saat ini dan beberapa mobil yang dibuat sebelumnya.
Masalah ini terungkap setelah Daihatsu pada April lalu mengakui kesalahan tes karena laporan whistleblower.
Mereka telah melaporkan masalah tersebut kepada regulator dan menghentikan pengiriman model yang terpengaruh.
Baca Juga: Daihatsu Akui Skandal Kecurangan Tes Keamanan, Model Yaris ATIV dan Agya Ikut Terseret
Berikut adalah lima fakta skandal Daihatsu yang mengguncang industri otomotif dunia
1. Daihatsu, anak perusahaan Toyota, terbukti melakukan kecurangan dalam tes keamanan kendaraan. Kecurangan ini dilakukan dengan cara memalsukan data hasil tes tabrak samping. Temuan ini dilakukan oleh sebuah panel independen yang dibentuk oleh Toyota.
2. Kecurangan tersebut melibatkan 64 model mobil, termasuk hampir dua lusin kendaraan bermerek Toyota. Beberapa model Toyota yang terdampak antara lain Raize dan Rocky.
3. Skandal ini jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya dan melibatkan mobil-mobil kecil populer di Jepang yang dikenal sebagai "kei". Mobil-mobil kei adalah mobil yang berukuran kecil dan hemat bahan bakar.
4. Temuan ini juga berdampak pada beberapa model Mazda dan Subaru serta model Toyota dan Daihatsu yang dijual di luar negeri.
Baca Juga: Daihatsu Jepang Tersandung Skandal Keamanan, Daihatsu Indonesia Masih Aman?
5. Toyota menyatakan "reformasi fundamental" diperlukan untuk merevitalisasi Daihatsu serta meninjau ulang proses sertifikasi kendaraan. Toyota telah menunjuk seorang eksekutif baru untuk memimpin Daihatsu dan membentuk tim khusus untuk menangani skandal ini.
6. Daihatsu, pabrikan mobil yang bermarkas di Osaka, Jepang, terkenal dengan jajaran kendaraan ringan dan sedan yang digemari di seluruh Jepang dan Asia Tenggara. Model mereka yang terkenal adalah Gran Max, Terios, dan Xenia.
Skandal Daihatsu ini menjadi peristiwa terbaru yang menimpa Grup Toyota terkait masalah keamanan.
Sebelumnya, pada 2022, Hino Motors, anak perusahaan Toyota yang memproduksi truk dan bus, juga terbukti memalsukan data mesin berumur lebih dari satu dekade.
Baca Juga: Skandal Tes Keselamatan, Pabrik Daihatsu Tutup hingga Januari 2024
Skandal teranyar ini tentunya menjadi pukulan telak bagi reputasi Toyota.
Kepercayaan konsumen dan regulator terhadap komitmen Toyota terhadap keamanan serta transparansi kini diuji.

Share this article
Skandal Daihatsu guncang dunia otomotif Jepang! Kecurangan tes keamanan mengenai puluhan model, termasuk Toyota. Toyota hadapi ujian berat.