AYOJAKARTA.COM - Simak informasi mengenai penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 2 bulan Juni 2025.
Penyaluran bansos kabarnya sudah mencapai 80 persen untuk PKH dan 70 persen untuk BPNT.
Namun, penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 ini mengalami kendala.
Baca Juga: Lolos Seleksi SPMB Jabar 2025 Tahap 1? Ini Panduan Daftar Ulang dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Kementerian Sosial (Kemensos) melaporkan bahwa ada sekitar 1,3 juta KPM yang mengalami kendala dalam penyaluran dana alias gagal transfer.
Penyebab utamanya adalah rekening KPM yang tidak aktif atau tidak ditemukan di sistem.
Penyebab lainnya adalah nama dan nomor rekening penerima tidak sama.
Untuk itu, Kemensos akan berkoordinasi dengan lembaga penyalur bansos, seperti Himbara dan PPATK untuk mengatasi kendala tersebut.
Bagi KPM yang mengalami gagal salur diimbau untuk melapor.
KPM dapat melapor melalui aplikasi cek bansos, pendamping PKH, dinas sosial, atau Badan Pusat Statistik (BPS) daerah.
Sementara itu, KPM yang menerima bansos melalui PT Pos akan memerlukan waktu untuk pencairan dananya.
Hal ini karena ada perpindahan penyaluran dari PT Pos ke Himbara.
Baca Juga: HUT Jakarta, Pemprov Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Catat Jadwal dan Ketentuannya!
Harapannya, pada minggu ketiga atau keempat bulan Juni 2025, bantuan bisa masuk ke KKS masing-masing KPM.
Selanjutnya, terkait bansos tambahan atau penebalan bansos Rp400 ribu, Kemensos memastikan bahwa bantuan ini akan diberikan kepada 18,3 juta KPM penerima bantuan sembako atau BPNT.
Bantuan ini diharapkan bisa disalurkan pada triwulan kedua tahun ini.
Demikian adalah informasi bansos PKH dan BPNT Tahap 2 serta penebalan bansos Rp400 ribu.***
Share this article
Simak informasi mengenai penyaluran bansos PKH dan BPNT Tahap 2 bulan Juni 2025, sudah dapat? Nominal bansos...