AYOJAKARTA.COM - Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) sering kali disalah artikan sebagai jurusan yang hanya mengajarkan tentang menggambar.
Padahal, kenyataannya lebih kompleks dan menantang. Berikut adalah lima fakta menarik tentang jurusan DKV yang perlu kamu ketahui.
Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Sekilas Pudding, Sabtu (22/6/2024) berikut lima fakta tentang jurusan kuliah DKV:
1. Lebih dari sekadar menggambar
Ketika mendengar nama jurusan Desain Komunikasi Visual, yang terlintas di benak banyak orang adalah aktivitas menggambar.
Memang benar bahwa dasar dari mata kuliah DKV adalah menggambar, namun bukan berarti kuliahnya menjadi mudah.
Skill utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa DKV adalah kemampuan untuk membuat konsep atau ide untuk sebuah desain.
Konsep tersebut harus mengandung unsur - unsur seni yang baik dengan mengkombinasikan pemahaman seni, nilai, dan unsur artistik lain hingga menghasilkan sebuah karya yang bermakna.
2. Tugasnya banyak dan variatif
Jika kamu bertanya kepada mahasiswa DKV tentang hal yang paling mereka kenal selama kuliah, tugas menumpuk pasti salah satu poin yang selalu disebut.
Tugas yang mereka dapatkan hampir selalu berkaitan dengan menggambar dan desain, yang jawabannya bisa sangat berbeda untuk setiap orang.
Selain itu, mahasiswa harus mengikuti semua kemauan dosen. Tidak ada Ujian Tengah Semester (UTS) atau Ujian Akhir Semester (UAS), tetapi semuanya digantikan dengan tugas - tugas yang bisa membuat pusing setengah mati.
3. Revisi yang tak pernah berhenti
Revisi adalah bagian dari keseharian mahasiswa DKV. Setiap tugas yang diberikan biasanya memerlukan revisi yang tidak sedikit.
Kritik dari dosen bisa sangat tajam dan mengharuskan mahasiswa untuk mengubah sebagian besar dari karya mereka.
Meskipun terdengar berat, proses revisi ini sangat penting untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi klien yang memiliki berbagai macam keinginan di dunia kerja nanti. Jadi, jalani dengan sabar dan santai!
4. Mata kuliah yang mengedepankan praktek
Jurusan DKV lebih mengedepankan praktek langsung daripada teori yang berbelit - belit. Di sinilah kemampuan menggambar dan pembuatan konsep diuji hingga matang.
Selain menggambar, mahasiswa juga dituntut untuk menguasai teknik desain lain seperti ilustrasi, animasi manual, animasi digital, dan perencanaan.
Tugas praktik ini bisa sangat rumit, seperti menggambar animasi yang bisa memakan waktu satu semester untuk satu proyek sederhana.
5. Prospek kerja yang luas
Lulusan DKV memiliki prospek kerja yang sangat luas, terutama di era digital seperti sekarang.
Banyak industri yang membutuhkan lulusan DKV, seperti desain grafis, periklanan, animator, ilustrator, komikus, industri televisi, industri game, dan lain - lain.
Peluang kerjanya masih sangat besar dan bisa menjamin masa depan para lulusan DKV. Jadi, kamu tidak perlu khawatir tentang karier setelah lulus.
Hal menarik lainnya dari jurusan DKV adalah tidak adanya mata kuliah matematika. Jadi, bagi kamu yang kurang suka dengan matematika, DKV bisa menjadi pilihan yang tepat.
Bagi kamu yang bercita-cita menjadi mahasiswa DKV, pastikan untuk mempersiapkan peralatan menggambar yang memadai.
Seperti pensil set lengkap dari HB sampai 2B, penghapus, dan buku sketsa yang bisa membantu Anda selama kuliah.***
Share this article
Lima fakta unik kuliah jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV), apakah kamu tertarik untuk daftar? Cek di sini.