Mahasiswa Baru Wajib Tahu! Ini 8 Faktor yang Menentukan Jumlah UKT di PTN, Mulai dari Penghasilan Orang Tua hingga Tagihan Listrik

Ilustrasi. UKT Masuk PTN
Ilustrasi. UKT Masuk PTN

AYOJAKARTA.COM - Seperti yang telah diketahui sebelumnya, besaran uang Kuliah Tunggal (UKT) di PTN memiliki jumlah yang berbeda-beda.

Mahasiswa yang berhasil lolos di PTN impian, akan diminta untuk membayar UKT sesuai dengan golongan.

Namun, sebenarnya apa sih yang menjadi faktor penentu jumlah UKT di masing-masing PTN berbeda-beda?

Ternyata jumlah UKT yang berbeda-beda di PTN ini ditentukan oleh 8 faktor, mulai dari penghasilan orang tua hingga tagihan listrik.

Baca Juga: H-4 Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2024 Ditutup, 73.148 Pelamar PKN STAN dan 8 Sekdin Lain: Ini Kampus dengan Keketatan Terendah

Selain itu, masih ada faktor penentu lainnya yang akan kami bahas pada artikel kali ini.

Dikutip dari akun Instagram @masukampus, berikut ini 8 faktor penentu jumlah UKT di PTN yang wajib diketahui oleh mahasiswa bart.

1. Penghasilan orang tua atau wali

Faktor yang menentukan jumlah UKT mahasiswa di PTN yang pertama yaitu penghasilan orang tua atau wali.

Perlu diingat bahwa pendapatan bulanan atau tahunan orang tua/wali mahasiswa sangat mempengaruhi tingkat UKT.

Semakin tinggi penghasilannya, maka akan semakin tinggi juga UKT yang akan dikenakan.

Baca Juga: Kasus Vina dan Eki Cirebon Makin Ruwet karena Peradilan Sesat, Pakar Hukum Pidana Beberkan Faktanya

2. Jumlah tanggungan

Faktor yang menentukan jumlah UKT mahasiswa di PTN yang kedua yaitu adanya jumlah tanggungan.

Jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan orang tua juga masuk dalam perhitungan untuk menentukan jumlah UKT.

Jika jumlah tanggungan orang tua lebih banyak, maka UKT yang harus dibayarkan akan semakin rendah, karena penghasilan orang tua harus dibagi oleh banyak orang.

3. Jenis pekerjaan orang tua

Faktor yang menentukan jumlah UKT mahasiswa di PTN yang selanjutnya yaitu jenis pekerjaan orang tua.

Jenis pekerjaan dan status pekerjaan orang tua, seperti pegawai. wiraswasta, buruh dan lain sebagainya, bisa mempengaruhi besaran UKT.

Pekerjaan dengan penghasilan tetap dan tinggi akan cenderung menghasilkan UKT yang juga tinggi.

Baca Juga: 11 SMA Terbaik di Jawa Tengah Berdasarkan Nilai UTBK, Masuk Daftar Peringkat Nasional Menurut LTMPT dan Bisa Jadi Referensi PPDB 2024!

4. Kepemilikan Aset

Salah satu faktor yang menentukan besaran UKT mahasiswa di PTN yaitu adanya kepemilikan aset.

Aset yang dimaksud ini apa yang dimiliki oleh keluarga seperti rumah, kendaraan, tanah akan menjadi pertimbangan tersendiri.

Keluarga yang memiliki aset lebih banyak akan berpotensi dikenakan UKT yang lebih tinggi.

5. Pengeluaran rutin

Pengeluaran rutin menjadi salah satu faktor yang menentukan jumlah UKT mahasiswa di PTN.

Pengeluaran rutin keluarga ini termasuk biaya pendidikan saudara kandung, biaya kesehatan, dan kebutuhan pokok lainnya juga diperhitungkan.

Baca Juga: 28.553 Pendaftar UNEJ Dipastikan Gagal Lolos SNBT 2024! Ini 13 Jurusan Terfavorit dengan Pendaftar Terbanyak di Universitas Jember

6. Program studi yang dipilih

Salah satu faktor yang jadi penentu jumlah UKT mahasiswa yang harus dibayarkan yaitu program studi yang dipilih.

Program studi tertentu yang diambil mungkin memerlukan biaya yang lebih tinggi karena fasilitas, peralatan atau kebutuhan khusus lainnya.

Sehingga hal inilah yang membuat besaran UKT berbeda-beda antara program studi.

7. Kondisi sosial ekonomi lainnya

Kondisi sosial ekonomi lainnya menjadi salah satu faktor penentu jumlah UKT mahasiswa yang harus dibayarkan.

Ini termasuk status penerima bantuan sosial, beasiswa atau program keringanan biaya pendidikan. Hal ini menjadi pertimbangan dalam menentukan besaran UKT.

Baca Juga: 10 SMP Terbaik di Sidoarjo Jawa Timur Selama 6 Tahun Berturut-turut, Pilihan Paling Tepat untuk PPDB 2024

8. Data pendukung tambahan

Faktor terakhir yang menentukan jumlah UKT yang harus dibayarkan oleh mahasiswa yaitu data pendukung tambahan.

Beberapa universitas mungkin akan meminta data pendukung tambahan seperti tagihan listrik, air, telepon dan lain sebagainya.

Hal tersebut untuk mendapatkan gambaran lebih akurat mengenai kondisi ekonomi keluarga.

Demikian informasi mengenai faktor apa saja yang menjadi penentu jumlah UKT mahasiswa di PTN. Semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# UKT
# PTN

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.