AYOJAKARTA.COM - Tolong jawab dengan jujur, apakah selama pendidikan di SD, SMP, SMA, atau bahkan perguruan tinggi, kamu merasa bahagia?
Menurut Oxford Learning, salah satu faktor paling signifikan yang mempengaruhi kebahagiaan bukanlah kekayaan atau kesehatan fisik, melainkan kekuatan hubungan sosial kita.
Kebenaran ini berlaku bagi orang-orang dari segala usia, termasuk orang dewasa dan anak-anak.
Menurut penelitian, kebahagiaan juga memainkan peran penting dalam siswa belajar.
Kaitan antara Kebahagiaan dan Pendidikan
Penelitian Christina Hinton, pendiri dan CEO Research Schools International, menunjukkan bahwa kebahagiaan berkorelasi positif dengan motivasi dan prestasi akademik.
Hinton mengeksplorasi hubungan antara kebahagiaan, motivasi, dan prestasi akademik di kalangan siswa sekolah dasar dan menengah.
Dia menemukan korelasi positif antara kebahagiaan dan motivasi serta prestasi akademik.
Lebih lanjut, penelitiannya menekankan pentingnya hubungan yang solid dengan guru dan teman sebaya dalam membina kebahagiaan siswa.
3 Cara Mempromosikan Kebahagiaan dalam Pendidikan
Hinton menekankan bahwa meningkatkan kebahagiaan dapat dicapai melalui tindakan sederhana namun berdampak. Berikut 3 cara mempromosikan kebahagiaan bagi siswa:
1. Buat Siswa Tertantang
Baca Juga: Tes Kepribadian: Kamu Lebih Suka Pantai atau Gunung? Jawabannya Bisa Ungkap Kepribadian Kamu, Lho!
Ketika siswa bosan, mereka tidak senang atau tidak terlibat dalam pembelajaran.
Tantangan pembelajaran adalah cara terbaik untuk melibatkan siswa.
Namun tantangannya tidak boleh terlalu sulit atau terlalu mudah: terlalu sulit akan menyebabkan keputusasaan, terlalu mudah akan menyebabkan kebosanan.
Keterlibatan optimal terletak pada “Zona Perkembangan Proksimal.”
Penting untuk menetapkan tujuan yang realistis, memahami bahwa siswa dapat mengalami kemajuan dengan kecepatan yang berbeda.
Sasaran tantangan harus disesuaikan untuk mengakomodasi keadaan individu.
2. Membangun Hubungan Sosial
Rasa kebersamaan sangat penting untuk merasa menjadi bagian dari proses pembelajaran, membantu siswa merasa terlibat dan terhubung dengan proses pembelajaran.
Berpartisipasi dalam kegiatan di sekolah, baik akademik maupun sosial, membuat siswa tetap terlibat dan termotivasi.
Orang tua dan guru dapat membina hubungan sosial dan membangun komunitas dengan siswa selama acara akademik atau sosial, di dalam atau di luar sekolah.
3. Membantu Perkembangan Siswa
Siswa berkembang ketika mereka merasa mampu dan dapat menangani tugas dengan kompetensi dan penguasaan.
Siswa yang berkembang tidak hanya lebih termotivasi tetapi juga pembelajar yang lebih efektif.
Baca Juga: Awas Keliru! 4 Hal Ini Sering Bikin Proses Pendaftaran PPDB Gagal, Perhatikan Soal Berkas Ya
Dengan menetapkan tujuan-tujuan kecil dan mengambil langkah-langkah kecil untuk mencapai tujuan tersebut, siswa mengembangkan rasa pertumbuhan dan kepuasan.
Untuk mendorong siswa berkembang, pertimbangkan strategi berikut:
Praktekkan Rasa Syukur: Doronglah siswa untuk mengungkapkan rasa syukur.
Penelitian menunjukkan hal itu berdampak signifikan pada kebahagiaan.
Latihan sederhana seperti meminta siswa menuliskan satu hal yang mereka syukuri dapat membuat perbedaan. Baca lebih lanjut tentang rasa syukur dan pembelajaran.
Baca Juga: Partai NasDem Pertimbangkan Anies Baswedan Maju Pilgub Jakarta, Ini 2 Hal yang Jadi Alasan
Mendukung Orang Lain: Kebahagiaan dan kemajuan berkaitan erat dengan mendukung orang lain.
Dorong siswa Anda untuk terlibat dalam tindakan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari mereka, baik di dalam atau di luar kelas.
Menggabungkan Humor: Menemukan humor bisa jadi menantang, namun upaya ini sepadan.
Tertawa tidak hanya meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan tetapi juga berdampak positif pada kesehatan fisik.
Dengan memprioritaskan hubungan sosial, memahami pentingnya kebahagiaan, dan menerapkan praktik sederhana, kita dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan memuaskan bagi siswa.***
Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah Terbaru Universitas Jenderal Soedirman, Tertarik Daftar Salah Satunya?
Share this article
Ini dia peranan penting antara kebahagiaan dan koneksi dalam dunia pendidikan. Hal ini bisa jadi pemicu pendorong keinginan belajar.