AYOJAKARTA.COM – Program Sekolah Rakyat untuk tahun ajaran 2025/2026 kini resmi dibuka, membuka kesempatan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk mendapatkan akses pendidikan gratis.
Program inovatif ini tidak hanya menyediakan pendidikan formal sesuai kurikulum nasional, tetapi juga menekankan penguatan karakter dan keterampilan vokasional.
Proses rekrutmen guru dan murid dilakukan secara ketat untuk memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga dan program ini tepat sasaran.
Pendaftaran Sekolah Rakyat dibuka pada 1–30 April 2025, sementara tahun ajaran baru akan dimulai pada 1 Juli 2025.
Berikut informasi mengenai konsep, sistem, syarat, dan tahapan seleksi penerimaan murid dalam program pendidikan ini.
Apa Itu Sekolah Rakyat?
Sekolah Rakyat adalah program pendidikan gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, yang mulai dibuka pada tahun ajaran 2025. Tujuannya adalah memberikan akses pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Program ini berbentuk boarding school (sekolah berasrama) yang menanggung seluruh biaya pendidikan, termasuk seragam, makan, asrama, dan perlengkapan sekolah, sehingga peserta didik tidak perlu mengeluarkan biaya sama sekali.
Secara historis, konsep Sekolah Rakyat sudah ada sejak era kolonial Belanda dengan nama Volkschool, kemudian diadopsi oleh Jepang pada masa pendudukan dengan nama Kokumin Gakko, sebelum akhirnya berubah menjadi Sekolah Dasar (SD) setelah Indonesia merdeka.
Tujuan utama dari program ini adalah menjadi wadah pendidikan bagi rakyat kecil, mencerdaskan bangsa, serta meningkatkan literasi dan keterampilan masyarakat.
Sekolah Rakyat akan mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA, dengan kurikulum yang mengacu pada standar pendidikan nasional. Program ini juga memperkuat materi karakter, kepemimpinan, nasionalisme, serta keterampilan vokasi dan kewirausahaan.
Para siswa akan tinggal di asrama untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan terkontrol, sambil mendapatkan asupan gizi dan bimbingan optimal.
Syarat Pendaftaran Murid Sekolah Rakyat
-
Berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin, dengan prioritas utama bagi keluarga yang masuk desil 1 (10% termiskin) dan desil 2 (11–20% termiskin) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
-
Jika kuota masih tersedia, anak dari keluarga desil 3 juga bisa mendaftar.
-
Maksimal berusia 21 tahun dan telah lulus SMP atau sederajat (untuk pendaftaran jenjang SMA).
-
Memiliki kemampuan akademik yang baik serta motivasi tinggi untuk belajar.
-
Orang tua atau wali wajib menandatangani surat perjanjian untuk memastikan anak tidak putus sekolah selama mengikuti program.
Tahapan Seleksi
-
Verifikasi: Pemeriksaan latar belakang ekonomi calon siswa untuk memastikan ketepatan sasaran penerima program.
-
Tes Akademik: Mengukur kesiapan belajar dan kemampuan akademik calon siswa.
-
Seleksi Tambahan, meliputi:
-
Psikotes
-
Pemeriksaan kesehatan (status gizi dan pertumbuhan fisik)
-
Tes IQ dan tes kompetensi oleh lembaga profesional
-
Jika kamu memenuhi kriteria di atas, segera persiapkan dokumen yang diperlukan dan pantau portal resmi Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk informasi pendaftaran dan seleksi lebih lanjut.***

Share this article
Sekolah Rakyat 2025 hadir untuk memberi akses pendidikan gratis dan bermutu bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.