AYOJAKARTA.COM – Berada relatif dekat dengan Jakarta, Institut Pertanian Bogor atau IPB menjadi salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang banyak diminati peserta SNBT.
Selain menjadi sasaran oleh para calon mahasiswa peserta SNBT, IPB juga banyak diincar saat pelaksanaan seleksi SNBP.
Berdasarkan pada kedua jenis seleksi baik SNBP dan SNBT, IPB dikenal sebagai PTN dengan tingkat persaingan cukup ketat.
Mengacu pada jumlah pendaftar atau peserta seleksi di tahun 2024 lalu, jumlah calon mahasiswa di IPB tercatat mencapai sekitar 29,955 peserta.
Tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya, jumlah peminat seleksi SNBT di tahun 2025 juga tergolong cukup ketat.
Adapun tolok ukur keketatan program studi suatu PTN, dapat diukur dengan mempertimbangkan faktor ketersediaan daya tampung dengan jumlah teminat.
Semakin sedikit jumlah daya tampung serta jumlah peminat berlimpah, dapat dipastikan tingkat persaingan akan menjadi semakin besar atau sukar.
Namun demikian, tidak setiap jurusan kuliah atau program studi di IPB memiliki tingkat persaingan atau keketatan seleksi yang berat.
Untuk memastikan besaran tingkat persaingan prodi Sarjana yang berlaku di SNBT 2025, berikut adalah rincian data jurusan paling ketat di IPB per tanggal 11 Maret 2025.
Baca Juga: Nilai Rata-rata Rapor SNBP 2025 di IPB: Ternyata Prodi Ilmu Gizi Lebih Tinggi dari Teknologi Pangan
Program Studi Paling Susah dan Mudah Ditembus Peserta SNBT 2025
Memiliki daya tampung sebanyak 36 kursi dengan jumlah peminat sebanyak 336 peserta di tahun 2024, prodi paling ketat adalah Teknik dan Manajemen Perikanan Budidaya.
Adapun nilai persentase penerimaan atau peluang masing-masing calon peserta SNBT untuk diterima di jurusan tersebut adalah sebesar 10,7 persen.
Program studi dengan daya saing tertinggi menempati urutan selanjutnya di kampus IPB adalah Manajemen Sumberdaya Perairan.
Diminati oleh sebanyak 275 peserta SNBT di tahun 2024, setiap calon mahasiswa harus bersaing memperebutkan jumlah daya tampung yang hanya berjumlah 30 kursi.
Mengacu pada besaran peminat serta daya tampung mahasiswa, peluang kelulusan setiap calon peserta SNBT 2025 adalah sebesar 10,9 persen.
Meski demikian, beberapa program studi di IPB juga ada yang memberikan peluang kelulusan atau persaingan relatif kecil bagi calon mahasiswa.
Selain program studi Fisika yang memiliki peluang kelulusan sebesar 23,5 persen, peserta SNBT juga dapat memilih jurusan Teknik dan Manajemen Perikanan Tangkap.
Memiliki jumlah peminat 149 peserta pada 2024, jurusan Manajemen Perikanan Tangkap memiliki daya tampung sebesar 36 kursi pada tahun 2025 atau 24,2 persen persaingan.***
Share this article
Institut Pertanian Bogor atau IPB menjadi salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang banyak diminati peserta SNBT.