AYOJAKARTA.COM – Memasuki tiga hari terakhir jelang penutupan pendaftaran sekolah kedinasan, sejumlah instansi mulai menginformasikan grafik peserta.
Salah satu instansi sekolah kedinasan yang sudah melakukan pemutakhiran infografis pendaftaran adalah Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN.
Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN merupakan sekolah kedinasan yang termasuk sebagai salah satu instansi dengan jumlah pendaftar terbanyak pada seleksi 2024.
Berdasarkan hasil infografis yang diterbitkan melalui Instagram, jumlah pendaftar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN berjumlah 16.320 pelamar.
Dari angka tersebut, jumlah calon peserta yang telah melakukan proses pendaftaran atau submit tercatat sebanyak 9.753 pelamar.
Hingga 4 Juni 2024, calon peserta yang belum melakukan verifikasi tercatat mencapai sebanyak 128.
Adapun keseluruhan calon peserta yang telah dinyatakan Memenuhi Syarat atau MS adalah sebanyak 9.244 peserta.
Sedangkan peserta sekdin IPDN yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat atau berstatus TMS mencapai jumlah 363 pendaftar.
Baca Juga: Jalur Prestasi PPDB 2024 Resmi Dibuka, Pastikan Calon Siswa Paham 3 Hal Krusial Ini!
Total keseluruhan data calon pelamar yang memilih IPDN sebagai instansi pilihan akan terus dilakukan penyeleksian atau verifikasi.
Peserta sekolah kedinasan yang dinyatakan telah Memenuhi Syarat atau MS, selanjutnya akan diikutsertakan dalam tahap tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD.
Sebagaimana pelaksanaan SKD di sekolah kedinasan lainnya, instansi yang berada di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri ini telah menentukan tiga jenis tes dalam SKD.
Selain Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK dan Tes Intelejensi Umum atau TIU, peserta yang lolos verifikasi juga diharuskan mengikuti Tes Karakteristik Pribadi atau TKP.
Sehubungan dengan muatan soal untuk jenis masing-masing tes, calon praja IPDN perlu mengenali kisi-kisi atau pokok bahasan yang diberlakukan dalam ujian.
Untuk jenis Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK, calon praja wajib mempelajari sejumlah hal menyangkut Nasionalisme, Integritas, Bela Negara, Pilar Negara serta Bahasa Indonesia.
Sedangkan untuk Tes Intelejensi Umum atau TIU, pokok bahasan soal akan berfokus pada Kemampuan Verbal, Analogi, Numerik, Silogisme dan Analitik serta Deret Angka.
Selain itu, peserta juga wajib memperdalam bahasan tentang Perbandingan Kuantitatif, Fugural, Serial serta Ketidaksamaan.
Sementara kisi-kisi untuk jenis Tes Karakteristik Pribadi atau TKP, pokok bahasan yang menjadi penentu kelulusan adalah Pelayanan Publik dan Jejaring Kerja.
Tak hanya kedua bidang tersebut, praja IPDN juga wajib mendalami perihal Sosial Budaya, Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Profesionalisme.***
Share this article
Calon praja IPDN wajib tahu bocoran ini agar lolos seleksi, yuk cari tahu sebelum pendaftaran ditutup!