Beda Kuliah Jurusan Psikologi Saintek dan Soshum, Mana yang Lebih Sulit Menurutmu?

Di Indonesia, penempatan jurusan psikologi dalam rumpun saintek atau soshum berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing universitas.
Di Indonesia, penempatan jurusan psikologi dalam rumpun saintek atau soshum berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing universitas.

AYOJAKARTA.COM -- Psikologi adalah disiplin ilmu yang sangat kompleks, mencakup berbagai aspek dari ilmu sains, sosial, dan humaniora.

Di Indonesia, penempatan jurusan psikologi dalam rumpun saintek atau soshum berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing universitas.

Beberapa universitas memasukkan psikologi ke dalam rumpun saintek, sementara yang lain menempatkannya di rumpun soshum.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah yang Cepat Dapat Kerja Setelah Lulus, Punya Peluang Besar Dapat Gaji Tinggi!

Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Rachel Dyvia yang diunggah 12 Desember 2020, berikut informasi perbedaan psikologi saintek dan soshum:

1. Psikologi di rumpun soshum

Banyak universitas di Indonesia memasukkan psikologi dalam rumpun soshum. Dalam pendekatan ini, studi psikologi lebih menekankan pada aspek ilmu sosial dan humaniora.

Mahasiswa akan mempelajari berbagai konsep dan teori yang berhubungan dengan perilaku manusia dalam konteks sosial dan budaya.

Baca Juga: Jalur Mandiri Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Masih Dibuka, Cek 10 Jurusan S-1 Paling Sepi Peminat, Ada yang hanya 44 Pendaftar

Universitas Indonesia (UI) adalah salah satu universitas yang menempatkan psikologi dalam rumpun soshum.

Fakultas Psikologi UI adalah salah satu yang tertua dan menjadi acuan bagi fakultas psikologi lainnya di Indonesia.

Mahasiswa di rumpun soshum akan banyak mempelajari ilmu-ilmu sosial dan humaniora.

Namun, mereka juga akan mendapatkan dasar-dasar ilmu sains seperti neurologi dan ilmu tentang otak, meskipun tidak sedalam yang diajarkan dalam rumpun saintek.

Baca Juga: Jurusan Paling Sedikit Mahasiswanya di UGM Tahun 2024, Hanya Terima 35 Orang per Angkatan

Psikologi di rumpun soshum lebih berfokus pada penerapan psikologi dalam konteks sosial dan humaniora, seperti bagaimana perilaku manusia dipengaruhi oleh interaksi sosial dan budaya.

2. Psikologi di rumpun saintek

Sebaliknya, beberapa universitas menempatkan psikologi dalam rumpun saintek. Dalam pendekatan ini, psikologi dilihat lebih dari sudut pandang ilmu sains dan kesehatan.

Mahasiswa akan mempelajari lebih banyak tentang aspek biologi dan kimia dari perilaku dan proses mental manusia.

Baca Juga: Jurusan dengan Peminat Paling Ramai di UGM Menarik Lebih dari 3000 Calon Mahasiswa, Alumninya Banyak yang Jadi Menteri

Universitas Padjadjaran (Unpad) adalah salah satu universitas yang menempatkan psikologi dalam rumpun saintek.

Mahasiswa di rumpun saintek akan mempelajari mata kuliah yang berkaitan dengan biologi, kimia, dan fisika. Mereka akan mendalami ilmu-ilmu seperti neurologi, psikologi faal, dan bio psikologi.

Psikologi di rumpun saintek lebih berfokus pada penerapan teori-teori dasar dalam ilmu sains, melihat perilaku manusia dari sudut pandang biologi dan kesehatan.

Baca Juga: 8 Universitas Negeri dengan Jurusan Teknik Industri Akreditasi Unggul dari BAN-PT hingga 2028: Ada UB, ITS, UI, sampai UNDIP

Meskipun terdapat perbedaan fokus antara psikologi di rumpun saintek dan soshum, kedua pendekatan ini tetap mencakup aspek-aspek penting dari ilmu psikologi.

Mahasiswa dari latar belakang pendidikan IPA maupun IPS dapat memasuki jurusan psikologi, karena semua materi akan diajarkan dari nol.

Terlepas dari pilihan rumpun, yang terpenting adalah niat belajar yang tinggi dan minat dalam bidang psikologi.

Dengan dedikasi dan minat yang kuat, kalian akan dapat mengikuti semua mata kuliah dan pelajaran dalam jurusan psikologi dengan baik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# soshum
# Saintek
# Universitas
# Psikologi
# Jurusan

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.