AYOJAKARTA.COM -- Anindito Aditomo selaku kepala BSKAP Kemendikbud Ristek turut memberikan komentar soal penghapusan jurusan di SMA.
Anindito Aditomo mengatakan bahwa ada hal-hal yang perlu diperbaiki dari kurikulum 2013 dan ada juga hal-hal yang perlu dilanjutkan.
Penghapusan jurusan di SMA ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum Merdeka yang sudah dilakukan sejak tahun 2021.
Baca Juga: Ini Alasan Kemendikbud Ristek Terapkan Penghapusan Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA
Kemendikbud Ristek menyatakan bahwa penerapan kurikulum Merdeka untuk jenjang SMA telah dikaji dan diuji coba, dan dinilai mampu mempersiapkan siswa untuk pendidikan tinggi.
“Kurikulum Merdeka ini menguatkan hal yang perlu dilanjutkan contohnya orientasi pada pendidikan karakter itu sudah cukup eksplisit ya di Kurikulum 2013,” ujar Anindito Aditomo dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube METRO TV pada Sabtu, 20 Juli 2024.
Ia mengatakan bahwa hal ini perlu dilanjutkan dan diperkuat lagi.
“...dengan cara mengurangi materi akademik di tiap-tiap mata pelajaran,” imbuhnya.
Menurutnya kurikulum K13 sudah cukup bagus dalam mengembangkan karakter anak.
“Jadi bukan hanya kognitif pengetahuan saja tetapi dalam desain Kurikulum 2013 materi akademiknya itu masih sangat-sangat banyak,” jelasnya.
Lantaran materi akademiknya banyak, ini membuat guru menjadi sulit melakukan pengembangan karakter.
“Sehingga guru kesulitan untuk melakukan pengembangan karakter karena materi yang dibebankan kepada mereka masih terlalu banyak,” ujarnya.
Jadi kalau dibandingkan buku teks kurikulum Merdeka dan K13 sangatlah jauh berbeda.
Hal ini terlihat jelas dari font dan gambar yang ada pada buku teks kedua kurikulum tersebut.
Pada buku teks Kurikulum Merdeka menampilkan font yang lebih besar, lebih banyak gambar, dan desain yang lebih menarik.
Dibandingkan dengan buku teks Kurikulum 2013, yang memiliki font kecil dan informasi yang sangat banyak.
Baca Juga: Lulusan SMA/SMK Merapat, Ini 10 Formasi CPNS dan PPPK yang Gajinya Capai 2 Digit
“Jadi kalau dibandingkan buku teks kurikulum Merdeka itu dari font-nya dan gambar-gambarnya dan sudah kelihatan font-nya lebih besar lebih banyak gambarnya lebih menarik desainnya untuk buku teks K13 itu fontnya kecil-kecil karena informasi yang perlu disampaikan itu sangat-sangat banyak,” pungkasnya.***

Share this article
Penghapusan jurusan di SMA ini merupakan bagian dari implementasi kurikulum Merdeka yang sudah dilakukan sejak tahun 2021.