AYOJAKARTA.COM — Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi menjadi capaian belajar mahasiswa saat menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya (UB).
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkemuka yang ada di Malan, Jawa Timur, tentunya kamu perlu mempertimbangkan jurusan yang akan diambil di UB.
Menurut data rata-rata IPK lulusan UB tahun 2018, setidaknya ada 5 fakultas yang memiliki rata-rata IPK terendah dari semua fakultas yang ada.
Bahkan jenjang S-1 di semua fakultas yang ada di Universitas Brawijaya hampir memiliki nilai IPK tak ada yang cumlaude, apabila merujuk dari data lulusan tahun 2018.
Cumlaude biasanya ada mereka yang memiliki IPK di atas 3,5 dengan catatan setiap Perguruan Tinggi mempunyai syarat yang berbeda-beda, termasuk di UB.
Dikutip dari tracer.ub.ac.id pada Selasa, 13 Agustus 2024, inilah 5 fakultas di UB yang paling susah dengan IPK terendah dari semua fakultas yang ada.
Baca Juga: 5 PTN Favorit dengan Biaya Kuliah Paling Murah untuk Jurusan Soshum dan Saintek, Ada UI dan UB
1. Fakultas Kedokteran Hewan
- Rata-rata IPK lulusan: 3,16
2. Fakultas Pertanian
- Rata-rata IPK lulusan: 3,26
3. Fakultas Teknik
- Rata-rata IPK lulusan: 3,27
4. Fakultas Kedokteran
- Rata-rata IPK lulusan: 3,27
5. Fakultas Teknologi Pertanian
- Rata-rata IPK lulusan: 3,27
Dari data di atas, tentu kamu bisa mempertimbangkan jurusan yang akan diambil pada seleksi penerimaan mahasiswa baru.
Namun perlu menjadi catatan, karena data di atas adalah rata-rata dari semua lulusan UB tahun 2018.
Maka dari itu, tentu setiap individu punya capaian sendiri-sendiri dalam belajar dan meraih IPK yang diinginkan.
Demikian informasi terkait daftar 5 fakultas yang paling susah mendapatkan IPK tinggi di Universitas Brawijaya (UB) jika merujuk data lulusan tahun 2018 yang mempunyai rata-rata IPK rendah.***

Share this article
Daftar 5 fakultas yang paling susah mendapatkan IPK tinggi di Universitas Brawijaya (UB) jika merujuk data lulusan tahun 2018.