AYOJAKARTA.COM - Proses penerimaan mahasiswa baru melalui SNBP SNPMB tahun 2025 dimulai dengan tahap pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
PDSS merupakan langkah awal yang sangat penting karena berisi data akademik siswa yang akan digunakan sebagai dasar seleksi.
Hal ini yang menjadikan sekolah dan siswa harus memastikan bahwa data yang dimasukkan akurat dan sesuai dengan dokumen asli.
Dikutip dari kanal YouTube Ayo Media Indonesia, Senin (6/1/2025) dalam pengisian PDSS, terdapat 2 metode yang dapat digunakan yaitu metode manual dan metode sinkronisasi e-rapor.
Baca Juga: Bocor! Harga iPhone 16 Series di Indonesia, Ada Diskon Awal Tahun?
Metode manual mengharuskan operator sekolah atau guru untuk memasukkan nilai siswa satu per satu ke dalam sistem PDSS.
Proses ini memang membutuhkan waktu lebih lama namun masih bisa menjadi pilihan bagi sekolah yang belum menggunakan sistem e-rapor.
Metode sinkronasi e-rapor menawarkan cara yang lebih efisien dalam Pengisian PDSS.
Dengan metode ini, nilai-nilai siswa yang sudah tercatat dalam sistem e-rapor dapat langsung disinkronkan dengan PDSS.
Baca Juga: Samsung Galaxy S25 Series Meluncur ke Indonesia, Cek Jadwal Pre-Order dan Estimasi Harganya
Proses ini tidak hanya menghemat waktu tetapi juga mengurangi risiko kesalahan input data yang mungkin terjadi pada metode manual.
Untuk melakukan sinkronisasi e-rapor, sekolah harus memastikan bahwa sistem e-rapor mereka sudah terintegrasi dengan PDSS SNPMB.
Operator sekolah perlu melakukan verifikasi kesesuaian data antara e-rapor dan PDSS, termasuk biodata siswa, nilai akademik, dan informasi sekolah lainnya.
Setelah proses sinkronisasi selesai, sistem akan menampilkan preview data yang telah tersinkron.
Pada tahap ini, operator sekolah dan siswa harus melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan atau ketidaksesuaian data.
Jika ditemukan perbedaan, masih dimungkinkan untuk melakukan perbaikan sebelum data dikunci.
Khusus untuk sekolah yang menggunakan metode manual, operator harus lebih teliti dalam memasukkan setiap komponen nilai.
Mulai dari nilai semester 1 hingga 5 untuk siswa SMA/SMK/MA, termasuk nilai pengetahuan dan keterampilan setiap mata pelajaran yang dipersyaratkan dalam SNBP.
Setelah semua data telah terisi dengan benar, baik melalui metode manual maupun sinkronisasi e-rapor, pihak sekolah harus melakukan finalisasi data PDSS.
Langkah ini dimaksudkan untuk mengunci semua data yang telah dimasukkan dan menjadi tanda bahwa sekolah telah siap untuk proses seleksi SNBP SNPMB 2025.***

Share this article
Berikut ini adalah cara untuk mengisi PDSS dengan benar agar lolos SNBP 2025, calon mahasiswa baru simak.