AYOJAKARTA.COM – Seleksi Nasional Berbasis Prestasi atau SNBP menjadi kesempatan langka bagi siswa-siswi kelas XII untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri pilihan.
Melalui hasil penilaian raport atau prestasi akademik, sekolah akan mendata calon mahasiswa peserta SNBP sesuai dengan kuota yang disediakan sebelum memilih PTN.
Umumnya, sekolah akan menentukan siswa calon peserta SNBP berdasarkan tren kenaikan nilai yang diambil dari masing-masing jenjang kelas maupun semester.
Baca Juga: Daftar SNBP 2025? Ini 8 Jurusan dengan Daya Tampung Terbanyak di Unpad
Meski primer bagi siswa, hasil perolehan nilai akademik atau raport yang merupakan syarat kepesertaan SNBP bukan merupakan penentu satu-satunya.
Untuk dapat diterima di PTN serta jurusan kuliah sesuai dengan pilihan, camaba perlu mengetahui sejumlah faktor yang dapat menjadi penentu kelulusan SNBP.
Dengan mengetahui faktor penentu lainnya tersebut, maka peluang kelulusan untuk diterima di PTN serta jurusan kuliah pilihan akan menjadi semakin besar.
Adapun faktor penentu kelulusan camaba saat mengikuti SNBP selain Nilai Raport adalah Jarak PTN dengan domisili atau lokasi tinggal.
Mengacu pada tren penerimaan mahasiswa di tahun-tahun sebelumnya, PTN akan lebih mengutamakan camaba yang bermukim lebih dekat dengan lokasi perkuliahan.
Meski peluang camaba yang beda Kotamadya atau Kabupaten serta Provinsi tetap terbuka luas, namun PTN akan mempertimbangkan jarak sebagai salah satu penentu penerimaan.
Faktor penentu ketiga yang akan memperbesar peluang peserta SNBP diterima di PTN atau fakultas pilihan adalah rekam jejak dari para alumni.
Baca Juga: Panduan Pengisian PDSS Melalui e-Rapor: Tambahan Kuota 5 persen dan Solusi Kendala Teknis
Semakin banyak alumni yang sudah diterima di salah satu PTN ataupun fakultasnya, peluang bagi Adik Kelas atau peserta SNBP diterima akan semakin besar.
Tanpa adanya rekam jejak alumni di PTN tujuan, peserta SNBP akan menjadi Perintis dan cenderung lebih butuh perjuangan.
Faktor penentu selanjutnya yang mempengaruhi kelulusan calon mahasiswa adalah Akreditasi sekolah asal peserta SNBP.
Perbedaan akreditasi sekolah asal peserta SNBP, selain mempengaruhi jumlah persentase kuota penerimaan di PTN tujuan juga turut mempengaruhi hasil penilaian.
Karena itu tidak mengherankan apabila suatu mata pelajaran dengan nilai yang sama, bisa berbeda hasil kelulusan.
Faktor penentu kelulusan SNBP kelima yang perlu menjadi pertimbangan sebelum memilih PTN tujuan adalah Keberuntungan.
Baca Juga: Penerbitan NRG Lulusan PPG 2024 Dimulai, Guru Bisa Cek di Info GTK!
Meski tidak dapat secara faktual dapat diandalkan, faktor keberuntungan terkadang bermain dalam seleksi SNBP
Kompetisi memilih PTN dan jurusan kuliah tujuan tidak dapat dipastikan, atau keteledoran camaba asal sekolah lain karena lupa finalisasi bisa mengurangi jumlah pesaing.
Selain itu, faktor keberuntungan juga dapat diakibatkan karena kondisi sistem yang error saat melakukan pendaftaran. ***
Share this article
Untuk dapat diterima di PTN serta jurusan kuliah sesuai dengan pilihan, camaba perlu mengetahui sejumlah faktor penentu SNBP