AYOJAKARTA.COM -- Untuk mewujudkan impian menjadi seorang Abdi Negara atau Aparatur Sipil Negara, salah satu akses yang dilalui adalah melalui Sekolah Kedinasan.
Karena dikenal dapat membuka berbagai macam kesempatan, setiap instansi Sekolah Kedinasan menetapkan persyaratan ketat dalam proses seleksi.
Disamping kelengkapan administrasi dan kemampuan akademik, hal penting lainnya yang juga wajib dipersiapkan oleh para calon taruna atau praja Sekolah Kedinasan adalah fisik.
Bukan hanya bagian dalam mulut atau susunan gigi dan kondisi kesehatan mata, postur tubuh-pun menjadi salah satu syarat yang biasa dijadikan standar dalam proses seleksi.
Terlebih bagi instansi sekolah kedinasan bercorak militer atau semi militer, faktor fisik yang bugar dan prima merupakan salah satu syarat yang wajib diperhatikan.
Meski demikian, tidak seluruh instansi sekolah kedinasan yang menerapkan aturan baku atau standar fisik sebagai bagian terpenting dalam proses seleksi.
Karena tidak terlalu mengedepankan aspek fisik, faktor penting yang wajib diperhatikan adalah kelengkapan administrasi serta kemampuan akademik.
Untuk menjadi acuan bagi para siswa lulusan SMA atau sederajat, berikut adalah instansi sekolah kedinasan yang bebas dari ketentuan fisik.
Urutan pertama instansi sekolah kedinasan yang bebas dari aturan persyaratan fisik adalah Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara atau PKN STAN.
Agar dapat menjadi mahasiswa di PKN STAN, calon taruna wajib memiliki kemampuan bernalar serta akademik yang diatas standar.
Urutan selanjutnya sekolah kedinasan yang tidak menekankan aspek fisik dalam proses seleksi adalah Sekolah Tinggi Ilmu Statistik atau STIS.
Baca Juga: Siap Jadi PNS? Ini Dia Peluang untuk Lulusan SMA di 6 K/L CPNS 2025 dan 5 Sekolah Kedinasan!
Meski STIS tidak menetapkan aturan ketat mengenai persyaratan fisik, calon mahasiswa tetap harus mengikuti serangkaian seleksi Kebugaran.
Adapun jenis materi Kebugaran yang ditetapkan di STIS antara lain Jogging selama 12 menit, Push Up, Shit Up dan Shuttle Run.
Instansi sekolah kedinasan selanjutnya yang tidak menetapkan aturan fisik dalam proses seleksi adalah Poltekim Imigrasi dan Poltekip Ilmu Pemasyarakatan.
Sebagai gantinya, setelah dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD setiap calon taruna perlu menjalani tes Kesamaptaan.
Baca Juga: Bukan Hanya Berkesempatan Jadi ASN, Inilah Daftar Prospek Kerja Lulusan Sekolah Kedinasan
Urutan keempat sekolah kedinasan yang tidak menetapkan persyaratan fisik dalam proses seleksi adalah Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau STMKG.
Adapun instansi sekolah kedinasan terakhir yang juga tidak menetapkan aturan fisik dalam proses seleksi adalah Politeknik Perkeretaapian Indonesia.
Setiap calon mahasiswa di STMKG dan Poltek Perkeretaapian perlu menjalani tes kebugaran dan Kesamaptaan, setelah dinyatakan lulus SKD dan SKB.***
Share this article
Dikenal dapat membuka berbagai macam kesempatan, setiap instansi Sekolah Kedinasan menetapkan persyaratan ketat dalam proses seleksi.