AYOJAKARTA.COM – Sebagai instansi pendidikan dibawah kementerian, masing-masing Sekolah Kedinasan menerapkan sejumlah regulasi berbeda.
Selain perbedaan administratif seperti nilai minimal, hal lain yang juga menjadi pembeda antara Sekolah Kedinasan adalah biaya masuk bagi calon taruna.
Berbeda dengan perguruan tinggi reguler, biaya masuk di Sekolah Kedinasan lebih diperuntukkan sebagai pemenuhan seluruh persyaratan.
Baca Juga: Siap-Siap Tarik Dana! Ini Dia 3 Bansos yang Wajib Cair Sekarang, Salah Satunya PIP
Sebelum hasil Seleksi Administrasi resmi diumumkan, penting bagi para orang tua atau calon taruna memperhatikan perkiraan besaran biaya yang dibutuhkan.
Berada dibawah naungan Kementerian Perhubungan, total besaran biaya masuk sekolah kedinasan Perhubungan mencapai sekitar Rp 2.300,000.
Adapun rincian penggunaan biaya tersebut meliputi Pendaftaran, SKD, Tes Kesehatan, Tes Kesamaptaan, Psikotes dan Wawancara.
Mengingat lokasi pendidikan sekolah kedinasan Perhubungan juga tersebar di banyak tempat, total perkiraan tersebut dapat berbeda antara satu wilayah dengan daerah lainnya.
Berbeda dengan Sekdin Perhubungan, total perkiraan besaran biaya masuk calon taruna STMKG relatif lebih kecil atau sekitar Rp 1,675,000.
Rincian tersebut meliputi Rp 1,500,000 untuk Tes Kesehatan, Rp 100,000 untuk SKD dan Rp 75,000 untuk Pendaftaran.
Sedangkan besaran total perkiraan untuk calon taruna STIS, jumlah anggaran yang perlu disiapkan adalah sebesar Rp 1,445,000.
Besaran biaya Tes SKD di STIS berada di rentang Rp 876,000 hingga Rp 1,145,000 dan Rp 300,000 untuk Pendaftaran serta SKD.
Menjadi salah satu Sekolah Kedinasan paling diincar calon taruna, Politeknik STAN menetapkan biaya masuk sekitar Rp 600,000.
Biaya tersebut merupakan hasil rincian dari Pendaftaran dan SKD yang berjumlah Rp 400,000 dan Rp 200,000 bagi peserta jalur SNBT.
Tidak bersifat mengikat, bagi calon mahasiswa pemilik KIP, besaran biaya masuk sebesar Rp 200,000 tidak diberlakukan atau digratiskan. Adapun perkiraan biaya total yang dibutuhkan oleh calon taruna Politeknik SSN adalah sebesar Rp 300,000.
Jumlah tersebut merupakan hasil rincian dari Biaya Pendaftaran dan Tes CAT sebesar Rp 100,000 dan Rp 200,000 untuk peserta SNBT non pemilik kartu KIP.
Berada dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri, total biaya masuk bagi calon taruna IPDN adalah sebesar Rp 100,000 yang ditujukan untuk biaya SKD serta CAT BKN.
Selain IPDN, sekolah kedinasan yang juga menerapkan kebijakan serupa atau biaya SKD dan CAT adalah STIN atau Sekolah Tinggi Intelijen Negara.
Sedangkan sekolah kedinasan yang membebaskan calon taruna dari seluruh bentuk retribusi adalah Poltekip dan Poltekim.
Sama-sama berada dibawah naungan Kementerian Hukum, kedua sekolah kedinasan ini membebaskan calon taruna dari biaya Pendaftaran, SKD hingga CAT BKN. ***
Baca Juga: Bocoran Spesifikasi Tecno Spark 40 Pro Plus: Chipset Bertenaga dan Fitur AI Canggih

Share this article
Biaya masuk sekolah kedinasan bervariasi: STAN Rp600rb, STIS Rp1,4jt, STMKG Rp1,6jt, Perhubungan Rp2,3jt, IPDN Rp100rb, Poltekim gratis.