JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ada banyak kegiatan yang bisa mengurangi pahala puasa seseorang, salah satunya membicarakan hal negatif dari seseorang alias gibah.
Dosen Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Fadhilah Suralaga, memberikan sejumlah cara atau tips untuk menghindari gibah sehingga ibadah puasa kian bermakna. Apa saja?
1. Memiliki kesadaran tinggi tentang makna Ramadan
Menurut Fadhilah, esensi puasa tidak hanya menahan makan dan minum saja tetapi juga harus meninggalkan keinginan hawa nafsu dari hal-hal yang bisa membatalkan puasa dengan mengharapkan keridaan Allah.
AYO BACA : Putus Cinta saat Pandemi Corona? Jangan Sedih, Ini 5 Tips untuk Move On
“Puasa adalah tameng maka apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa janganlah dia berkata kotor dan janganlah bertengkar dengan mengangkat suara. Jika dia dicela dan disakiti maka katakanlah saya sedang berpuasa.
2. Sibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat.
Fadhilah menganjurkan bagi orang yang berpuasa supaya mengisi waktu luang untuk mengoptimalkan ibadah, seperti; membaca Al-qur’an, membaca buku-buku agama, mengikuti pengajian, dan berzikir.
3. Berbicaralah hal yang penting
AYO BACA : Hukum Donor Darah Saat Puasa Ramadan
Semakin banyak bicara maka akan banyak hal yang tidak penting dibicarakan. Sesungguhnya Nabi tidak hanya menyarakan berpuasa dari rasa lapar dan haus, tapi juga menjaga diri dari kesia-sian.
4. Mengubah topik pembicaraan
Jika pembicaraan menjurus pada gosip, Anda bisa mengubah topik pembicaraan “Bisa juga membicarakan isu-isu hangat,” ungkap Fadhila.
5. Selektif mencari informasi dari televisi, radio, dan internet
Bila selama ini sering menonton tayangan gosip, segeralah ganti ke saluran yang lebih memiliki nilai.
AYO BACA : Rukun dan Syarat Sah Puasa Menurut 4 Mahzab

Share this article
Ada banyak kegiatan yang bisa mengurangi pahala puasa seseorang, salah satunya membicarakan hal negatif dari seseorang alias gibah.