AYOJAKARTA.COM – Berbagai tekanan yang terjadi di dalam hidup, tidak jarang membuat seseorang menyakiti diri sendiri atau self harm.
Tindakan menyakiti diri sendiri atau self harm, tidak selalu dilakukan dengan melukai fisik akan tetapi juga melalui ucapan atau perkataan.
Self harm atau tindakan menyakiti diri sendiri biasa dilakukan sebagai bentuk dari ekspresi emosi tidak nyaman.
Penyebab self harm seringkali ditimbulkan karena adanya sakit psikologis dan emosional yang tidak nampak, namun lebih menyakitkan secara fisik.
Self harm juga merupakan suatu ekspresi seseorang untuk mengungkap emosi dengan mengalihkan luka emosional ke fisik.
Tanpa disadari, perilaku self harm juga terkadang dilakukan orang dengan cara bekerja sangat giat hingga tidak mengenal istirahat atau workaholic juga menunda waktu makan.
Dalam skala atau tingkatan yang lebih besar, perilaku menyakiti diri sendiri dilakukan dengan cara membuat luka pada bagian fisik.
Agar dapat terhindar dari perilaku menghakimi seseorang, berikut adalah alasan-alasan seseorang sampai menyakiti diri sendiri.
Pertama, self harm atau menyakiti diri sendiri merupakan suatu cara memindahkan rasa sakit atau mekanisme displacement.
Self harm yang dilakukan oleh seseorang bukan semata-mata untuk mencari perhatian dari orang lain di sekitar, tetapi juga sebagai jalan keluar atas tekanan emosional.
Kedua, tindakan self harm yang dilakukan seseorang juga bisa dikarenakan sebagai bentuk menghukum diri sendiri atau Self Punishment.
Seseorang yang mengalami kerusakan emosional akibat kekerasan, pelecehan, penyesalan atau perasaan rendah diri akan merasa pantas memberikan hukuman ke diri sendiri.
Tindakan seperti ini, biasanya dilakukan sebagai bentuk mengurai berlebihnya rasa bersalah terhadap diri sendiri.
Alasan ketiga seseorang menyakiti diri sendiri atau self harm adalah sebagai cara untuk mengalihkan diri dari “Mati Rasa”.
Adanya perasaan kesepian, hampa, kosong dan tidak berguna akan membuat seseorang hanyut dalam kesedihan sehingga tidak lagi mengalami perasaan apapun.
Dengan menyakiti diri sendiri atau bahkan orang lain di sekitarnya, seseorang akan merasa lebih hidup dan terbebas dari matinya perasaan.
Alasan keempat dari seseorang yang menyakiti diri sendiri adalah sebagai bentuk ekspresi diri atau Self Expression.
Saat seseorang sudah tidak bisa lagi menerjemahkan rasa sakitnya kepada orang lain termasuk kepada orang terdekat, melukai diri sendiri sering dijadikan sebagai pilihan.
Adanya ketidak percayaan terhadap orang lain, takut diremehkan, direndahkan, atau dihakimi, menjadi penyebab seseorang lebih memilih untuk menyakiti diri sendiri.
Tekanan emosional adalah hal vital setiap orang, karenanya perlu disikapi dengan keberanian untuk mulai berbagi rasa dan berkonsultasi dengan profesional.

Share this article
Agar dapat terhindar dari perilaku menghakimi seseorang, berikut adalah alasan-alasan seseorang sampai menyakiti diri sendiri.