Panic Attack dan Panic Disorder, Begini Perbedaan Keduanya Lengkap dengan Gejala serta Penyebabnya

Ilustrasi Panic Attack dan Panic Disorder
Ilustrasi Panic Attack dan Panic Disorder

AYOJAKARTA.COM – Panic attack dan panic disorder adalah dua kondisi yang seringkali membingungkan.

Bagi kamu yang pernah mengalami gejala seperti detak jantung yang cepat, keringat berlebihan atau perasaan takut yang mendalam, kamu mungkin bertanya-tanya apa itu panic attack atau panic disorder.

Berikut perbedaan utama antara panic attack dan panic disorder dikutip AyoJakarta dari Cleveland Clinic, Rabu (20/9/2023).

Baca Juga: 6 Jenis Makanan yang Baik Bagi Penderita Asam Lambung atau GERD, Sudah Tahu Belum?

Apa Itu Panic Attack?

Serangan panik atau panic attack menyebabkan perasaan takut yang tiba-tiba dan bersifat sementara serta memberikan reaksi fisik yang kuat sebagai respons terhadap situasi tertentu.

Saat kamu mengalami serangan panik, kamu mungkin berkeringat banyak, kesulitan bernapas dan jantung berdebar kencang serta mungkin terasa seperti terkena serangan jantung.

Serangan panik adalah ciri utama panic disorder atau gangguan panik.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Orang yang Bersikap Optimis, Nomor 1 Jarang Dilakukan, Apa Itu?

Namun hal ini juga bisa terjadi bersamaan dengan kondisi lain, seperti:

- Gangguan kecemasan atau anxiety disorders

- Gangguan suasana hati atau mood disorders

- Fobia

- Gangguan psikotik

- Gangguan penggunaan narkoba

- Gangguan terkait trauma dan stres

- Kondisi medis tertentu

Baca Juga: Jika Memiliki Panic Attack dan Anxiety, Lakukan Cara Ustad Adi Hidayat Ini untuk Menenangkan Jiwa

Meskipun serangan panik tidak berbahaya atau membahayakan kesehatan, namun serangan yang sering terjadi dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan masalah lainnya.

Apa perbedaan antara serangan panik dan anxiety attack (serangan kecemasan)?

Perbedaan utamanya adalah stres seringkali memicu anxiety attack atau serangan kecemasan dan mungkin akan meningkat secara bertahap.

Sebaliknya, panic attack atau serangan panik biasanya terjadi secara tidak terduga dan tiba-tiba.

Anxiety attack sering kali menimbulkan gejala fisik seperti jantung berdebar kencang atau perut buncit, namun gejala-gejala ini umumnya tidak sering dan berlangsung lebih lama dibandingkan panic attack yang gejalanya sangat intens namun singkat.

Baca Juga: Panic Buying Awal Pandemi, 3 Pria Bersenjata Curi Ratusan Tisu Toilet di Hong Kong

Apa itu panic disorder (gangguan panik)?

Panic disorder adalah gangguan kecemasan yang melibatkan beberapa panic attack yang tidak terduga.

Ciri utama panic disorder adalah serangan biasanya terjadi tanpa peringatan dan bukan disebabkan oleh kondisi kesehatan mental atau fisik lainnya, seringkali tidak ada pemicu khusus untuk hal tersebut.

Tidak semua orang yang mengalami panic attack mengalami panic disorder.

Baca Juga: Panic Buying, Harga Hand Sanitizer Melonjak Berlipat-lipat

Apa saja gejala panic attack?

Gejala fisik panic attack adalah:

- Nyeri dada.

- Jantung berdebar kencang

- Kesulitan bernapas, seperti hiperventilasi

- Gemetar atau gemetar

- Panas dingin

- Mual

- Berkeringat

- Kesemutan atau mati rasa di jari tangan atau kaki kamu

Baca Juga: Perbedaan Formasi PNS dan PPPK dalam Seleksi CPNS Kemenkumham 2023, Gaji dan Tunjangan Beda Jauh?

Kamu mungkin merasakan:

- Seperti ada teror

- Sensasi tercekik

- Takut kehilangan kendali

- Merasa akan mati

- Derealisasi (perasaan tidak nyata) atau depersonalisasi (merasa terlepas dari diri sendiri).

Baca Juga: Tes IQ: Temukan 3 Perbedaan dalam Kedua Gambar Berikut, Kelihatannya Mudah Tapi Susah, Berani Coba?

Berapa lama serangan panik bisa berlangsung?

Serangan panik biasanya berlangsung 5 hingga 20 menit, namun beberapa orang melaporkan serangan berlangsung hingga satu jam.

Apa penyebab panic attack dan panic disorder?

Para ahli tidak mengetahui secara pasti mengapa beberapa orang mengalami panic attack atau panic disorder.

Otak dan sistem saraf kamu memainkan peran penting dalam cara kamu merasakan dan menangani rasa takut dan kecemasan.

Para peneliti berpendapat bahwa disfungsi amygdala, bagian otak yang memproses rasa takut dan emosi lainnya mungkin menjadi akar dari kondisi ini.

Mereka juga berpendapat bahwa ketidakseimbangan kimiawi dalam gamma-aminobutyric acid (GABA), kortisol dan serotonin mungkin memainkan peran besar.

Baca Juga: Tes IQ: Hanya Orang Jenius Bisa Temukan 3 Perbedaan dalam Gambar Ini dalam 10 Detik!

Risiko terkena gangguan panik akan meningkat jika kamu memiliki:

Riwayat keluarga: Gangguan kecemasan, termasuk gangguan panik, sering kali diturunkan dalam keluarga.
Kamu memiliki peningkatan risiko 40 persen terkena gangguan panik jika salah satu kerabat tingkat pertama kamu (saudara kandung, anak, atau orang tua) menderita kondisi tersebut.

Kondisi kesehatan mental: Orang yang memiliki gangguan kecemasan, depresi atau kondisi kesehatan mental lainnya lebih rentan mengalami serangan panik.

Pengalaman masa kecil yang buruk: Pengalaman buruk yang terjadi antara usia 1 dan 17 tahun, hal ini dapat berkontribusi pada perkembangan serangan panik dan gangguan panik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# attack
# Panic
# disorder
# gangguan
# Perbedaan
# Gejala
# penyebab

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.