AYOJAKARTA.COM – Pernahkah kamu bertanya tentang apa yang membuat karakter, cara berpikir, berperilaku dan merespons orang lain berbeda-beda?
Psikologi adalah bidang ilmu yang memeriksa kompleksitas manusia dan mampu menjawab hal itu.
Dalam bidang psikologi, ada berbagai teori yang mengkaji karakter manusia.
Salah satu teori yang paling terkemuka dan telah dikenal sejak berabad-abad yang lalu adalah teori empat temperamen.
Memahami tipe karakter ini dapat membantumu dalam mengerti diri sendiri dan orang-orang di sekitar.
Berikut empat tipe karakter manusia dikutip AyoJakarta dari Hellosehat, Jumat (8/9/2023).
Teori Karakter Manusia
Sebelum ada banyak teori tentang kepribadian manusia, terdapat teori empat temperamen yang telah ada sejak zaman dahulu.
Teori ini ditemukan oleh tokoh Yunani Hippocrates yang mengaitkan empat temperamen dengan cairan dalam tubuh manusia.
Ini adalah bagian dari konsep medis kuno yang disebut humorism.
Setiap individu memiliki jenis cairan yang berbeda dalam tubuhnya dan perbedaan ini mempengaruhi temperamen serta emosi mereka.
Baca Juga: Kepribadian Lone Wolf: Apa Itu dan Bagaimana Ciri-Cirinya?
Beberapa orang bahkan memiliki campuran karakter sehingga tidak dapat dijelaskan hanya dengan satu temperamen.
Temperamen ini membentuk dasar karakter manusia dan mencerminkan individualitas mereka dalam hidup.
Dalam teori empat temperamen, karakter manusia dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu sanguinis, koleris, melankolis dan plegmatis.
Ada juga kemungkinan karakter campuran, di mana seseorang dapat memiliki dua temperamen yang berbeda seperti sanguinis dan melankolis.
Baca Juga: Sifat Berdasarkan Golongan Darah B, Relate Banget dengan Kamu Gak Nih?
1. Sanguinis
Orang dengan karakter sanguinis ini umumnya optimis, ceria, penuh semangat dan berani mengambil risiko, mereka juga sering menarik perhatian dan tertarik pada petualangan.
Profesi yang cocok untuk sanguinis adalah marketing, penjelajah, koki, olahragawan dan perancang busana.
Karena mereka cenderung mencari kesenangan, mereka bisa cepat bosan dan sulit untuk mempertahankan minat lama.
Mereka selalu mencari pengalaman baru yang membuat mereka mudah terkesan, tetapi hal ini membuat mereka mudah berubah-ubah pikiran.
Baca Juga: 5 Wilayah Ini Disebut Blue Zones di Dunia atau Kawasan Paling Sehat! di Mana?
2. Plegmatis
Orang yang memiliki tipe plegmatis adalah individu yang mencerminkan sifat ketenangan dan introspeksi.
Mereka lebih suka menjaga harmoni dan kenyamanan dalam hubungan, cenderung menghindari konflik dan berupaya menjadi pasangan setia.
Sifat plegmatis sering kali diwujudkan dalam kecenderungan mereka untuk aktif dalam kegiatan sosial dan membantu orang lain.
Namun terkadang mereka bisa merasa terisolasi karena terlalu fokus pada diri sendiri yang akhirnya membuat mereka menjadi pendiam.
Secara umum, individu dengan tipe plegmatis cocok dalam pekerjaan yang berhubungan dengan bidang sosial, seperti pengajar, perawat, psikolog dan berbagai layanan jasa sosial lainnya.
Baca Juga: 5 Tips Sukses untuk Kamu yang Berusia 20-30 Tahun, Poin Pertama Masih Sering Diabaikan!
3. Koleris
Karakter koleris didominasi oleh ego, membuat mereka cenderung agresif, mandiri dan sangat berorientasi pada target.
Mereka sangat analitis, logis dan fokus pada hasil seperti pemimpin.
Mereka tidak suka basa-basi, lebih suka aktivitas yang bermanfaat dan menikmati percakapan yang jelas serta memiliki tujuan.
Karakter ini lebih suka berkumpul dengan orang yang seprofesi dan sehobi.
Profesi yang cocok untuk mereka meliputi manajer, teknisi, statistikawan, insinyur, pebisnis dan programmer.
Baca Juga: Menebak Kepribadian Seseorang Berdasarkan Aroma Parfum Favorit, Kamu Tipe yang Mana?
4. Melankolis
Melankolis cenderung sensitif, peduli, suka bekerja di balik layar dan memiliki pemikiran yang mendalam.
Kreatifitas mereka muncul karena kemampuan memandang masalah dari berbagai sudut pandang mulai dari logika hingga perasaan.
Individu dengan karakter ini memiliki keinginan untuk memuaskan semua orang yang membuat mereka cenderung perfeksionis dan rendah diri.
Mereka juga sering kesulitan melupakan kenangan yang menyakitkan di masa lalu.
Profesi yang cocok untuk melankolis mencakup bidang administrasi, manajemen, akuntansi dan pekerjaan sosial.
Hal ini karena kemampuan mereka untuk mempertimbangkan dengan cermat dan akurat.***
Share this article
Berikut ini empat tipe karakter manusia menurut psikologi, simak selengkapnya di sini kamu termasuk yang mana?