AYOJAKARTA.COM – Seringkali kita lapar di malam hari, kemudian memutuskan memakan sesuatu namun justru itu malah mengganggu kualitas tidur.
Jika merasa gelisah saat waktu tidur, itu mungkin karena sesuatu yang baru saja kamu makan, tidak semua makanan cocok untuk dikonsumsi malam hari.
Ada banyak makanan yang memiliki bahan dan khasiat tersembunyi, yang sebenarnya dapat membuat kamu kesulitan tidur dengan nyenyak dan memberikan efek kurang nyaman.
Berikut jenis-jenis makanan yang harus kamu hindari, untuk menjaga kualitas tidur malam, dikutip AyoJakarta dari LifeHack, Jumat (1/9/2023).
1. Makanan Berlemak
Ada bukti bahwa makanan berlemak memiliki dampak negatif pada tidur, pada tahun 2016 sebuah penelitian sepakat bahwa mengkonsumsi lemak jenuh dalam jumlah besar membuat sulit tidur.
Hal ini terjadi karena sistem pencernaan tidak terlalu aktif saat sedang tidur, sehingga, makanan berlemak bisa menimbulkan sedikit masalah karena sulit dicerna.
Baca Juga: Otak Lebih Cerdas dengan Melakukan Kebiasaan ini Sebelum Tidur, Jangan Main HP salah Satunya
2. Makanan Pedas
Meskipun makanan pedas mungkin lezat, namun tidak baik untuk dikonsumsi sebelum tidur karena akan membuat kamu tetap terjaga di malam hari.
Pada tahun 2019, sebuah penelitian menemukan bahwa rempah-rempah berdampak negatif pada kualitas tidur.
Makanan pedas dianggap mengandung banyak rempah-rempah seperti cabai, kari, dll.
Saat makan makanan yang kaya rempah-rempah, kamu mungkin merasakan sedikit peningkatan suhu tubuh, peningkatan ini mungkin kecil, tetapi dapat mempengaruhi kualitas tidur.
Baca Juga: Kualitas Tidurmu Kurang Baik? Berikut Adalah Kebiasaan yang Harus Dihindari Sebelum Tidur
Makanan pedas juga dapat mengganggu organ tubuh, seperti sakit lambung atau sakit perut, yang akhirnya merusak waktu tidur.
3. Seledri
Seledri adalah sayuran yang kaya akan nutrisi, mulai dari vitamin hingga antioksidan, ia juga dapat mengurangi peradangan.
Namun dibalik itu, seledri juga bisa mengganggu waktu tidurmu, hal ini karena ia memiliki sifat diuretic, yaitu sesuatu yang akan membuatmu lebih sering ke kamar mandi.
Baca Juga: Sering Kesulitan Tidur Saat Malam? Ternyata Kebiasaan di Siang Hari Ini Jadi Penyebabnya
4. Makanan yang banyak mengandung garam
Artikel yang diterbitkan oleh European Society of Endocrinology sepakat bahwa garam berdampak pada kualitas tidur malam seseorang.
Artikel ini menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan dengan banyak garam pada malam hari, memiliki tidur yang lebih “dangkal” dan rentan terhadap gangguan tidur.
Mengonsumsi makanan banyak garam, akan membuatmu bangun lebih awal dari biasanya atau bangun di tengah malam untuk minum air, sehingga menimbulkan perasaan kurang puas dan ingin tidur lebih banyak di siang hari, karena waktu tidur malam terganggu.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Orang Sukses di Malam Hari atau Sebelum Tidur yang Bisa Kamu Contoh, Apa Saja?
5. Sayuran cruciferous
Beberapa contoh sayuran cruciferous antara lain arugula, bok choy, brokoli, kubis, sawi, kembang kol dan kubis Brussel.
Sayuran ini dapat mengurangi waktu tidur dan membuatmu tetap terjaga di malam hari karena makanan tersebut akan membuat perut terasa lebih kenyang.
Gula yang tidak dapat dicerna dalam sayuran cruciferous juga membuat perut kembung, karena tubuh kesulitan untuk memecahnya.
Sehingga lebih baik sayuran cruciferous dimakan pagi atau siang hari, dibandingkan pada waktu malam.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Orang Sukses Sebelum Tidur, Besok Paginya jadi Lebih Produktif, Mau Tiru?
6. Kacang
Banyak orang setelah makan kacang, merasakan perut lebih kenyang dari biasanya, hal ini akan membuat kesulitan tidur lebih nyenyak.
Makan kacang juga menyebabkan banyak gas di perut, hal ini akan membuatmu lebih sering bersendawa.
Jika kamu harus makan kacang-kacangan, cobalah makan di waktu siang hari, saat waktu tidur sudah dekat, maka saatnya berhenti untuk mengkonsumsi makanan yang membuat kembung.
7. Tomat
Tomat merupakan makanan anti inflamasi yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh, namun tomat mengandung tyramine dalam jumlah besar.
Tyramine menyebabkan otak melepaskan neurotransmitter yang disebut norepinefrin, sehingga otak akan lebih aktif daripada seharusnya saat jam tidur.***

Share this article
Jika merasa gelisah saat waktu tidur, itu mungkin karena sesuatu yang baru saja kamu makan, tidak semua makanan cocok untuk dikonsumsi malam