Pahami Aturan ini Biar Nggak Kudet! Sehat Tak Harus Ribet, BPJS Kesehatan Tampil Semakin Greget!

Pahami Aturan ini Biar Nggak Kudet! Sehat Tak Harus Ribet, BPJS Kesehatan Tampil Semakin Greget!
Pahami Aturan ini Biar Nggak Kudet! Sehat Tak Harus Ribet, BPJS Kesehatan Tampil Semakin Greget!

AYOJAKARTA.COM – Demi terwujudnya pemerataan masyarakat yang sehat, pemerintah melalui BPJS menerbitkan kartu BPJS Kesehatan.

Dengan adanya kartu BPJS Kesehatan, maka seluruh lapisan masyarakat Indonesia akan memiliki jaminan kesehatan secara menyeluruh.

Meski pada awal kemunculannya, penggunaan kartu BPJS Kesehatan diidentikkan sebagai masyarakat kelas menengah kebawah, hal itu kini tidak menjadi persoalan.

Sudah banyak masyarakat yang merasa beruntung dengan adanya BPJS Kesehatan karena manfaatnya yang besar untuk pengobatan.

Masyarakat  dengan kepesertaan berbayar secara mandiri maupun kepesertaan yang ditanggung oleh pemerintah atau biasa disebut Penerima Bantuan Iuran.   

Melalui BPJS Kesehatan ini, semua elemen masyarakat seperti sudah mendapatkan hak-nya di bidang kesehatan.

Ditambah lagi dengan semakin tersebarnya Fasilitas Kesehatan baik di tingkat pertama atau pun rujukan, hal ini membuat masyarakat nyaman untuk mengakses BPJS Kesehatan.

Namun demikian, masih ada juga sebagian masyarakat yang enggan menggunakan BPJS Kesehatan dengan alasan tidak mau direpotkan dengan prosesnya.

Misalnya, keharusan untuk menyiapkan foto copy KTP dan Kartu BPJS apabila hendak berobat di fasilitas kesehatan.

Sehingga mereka lebih memilih untuk melakukan pengobatan dengan biaya pribadi atau justru lebih memilih untuk tidak melakukan pengobatan.

Jika sudah seperti ini, maka tidak dipungkiri bahwa kerugian bagi peserta BPJS tentu menjadi berlipat ganda.

Pertama rugi karena harus mengeluarkan biaya pribadi, dan kedua kerugian karena mengabaikan kesehatan.

Menjawab keresahan masyarakat, BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membuat satu terobosan baru.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, dalam sosialisasi sebagaimana tersiar dalam kanal Youtube BPJS Kesehatan.

Menyatakan bahwa saat ini Peserta BPJS Kesehatan dapat mengakses pengobatan di Fasilitas kesehatan hanya dengan menggunakan KTP.

“Kan Sekarang kalau sekarang kalau berobat pake BPJS baik itu di faskes tingkat pertama, atau di rumah sakit, rujukan cukup pakai KTP saja,”

Ali Ghufron Mukti juga mengingatkan pentingnya untuk memastikan keaktifan sebagai peserta JKN dengan melakukan pembayaran iuran tepat waktu.

 “Yang penting pastikan kepesertaan JKN kita, selalu aktif dengan membayar iuran tepat waktu,” ungkapnya seperti dikutip Ayojakarta pada Kamis 29 Desember 2022.

Dalam kanal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan itu pun juga  mengingatkan kepada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dan juga rumah sakit.

Berpesan agar tetap bersedia melayani peserta yang datang hanya dengan menggunakan KTP atau NIK.

“Kepada seluruh faskes dan juga rumah sakit, apabila peserta pakai KTP atau NIK ataupun Kartu BPJS, tolong dilayani,” pungkasnya. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BPJS
# BPJS Kesehatan

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.