AYOJAKARTA.COM - MotoGP Aragon telah berakhir, Enea Bastianini kembali juara seri di Aragon setelah terakhir kali ia menjadi juara seri di GP Prancis 15 Mei 2022 dan hanya bisa finish di podium kedua di GP San Marino minggu lalu.
Disusul Francesco Bagnaia di Podium kedua serta Aleix Espargaro yang kembali menaiki tangga podium setelah enam seri sebelumnya ia selalu kehilangan podium.
Kendati demikian persaingan juara dunia untuk ketiga rider tersebut masih terbuka lebar, Pecco yang kini memiliki selisih hanya 10 poin saja, dan Aleix yang berjarak 17 poin dari Fabio.
Baca Juga: MotoGP: Joan Mir Kembali Absen Pasca Cedera di GP Austria
Jika Fabio kehilangan poin kembali di GP selanjutnya, maka peluang Bagnaia dan Aleix menggeser rider Yamaha tersebut semakin besar karena jarak poin yang kecil.
El Diablo mengalami mengalami kecelakaan setelah motornya tersenggol oleh Marc Marquez.
Bukan hanya Fabio saja yang menjadi korban Marquez, pembalap asal Jepang Takaaki Nakagami mengalami kontak dengan Marc yang menyebabkan Nakagami mengalami kecelakaan yang membahayakan.
Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming MotoGP San Marino 2022 di Trans 7 Hari Ini
Fabio menyebut bahwa dirinya kecewa atas hasil pada balapan tersebut, ia merasa dirinya sudah menunjukkan performa terbaiknya untuk bisa bersaing dalam balapan tersebut.
Dikutip dari video wawancara Fabio dengan pihak Dorna terkait kecelakaan tersebut ia menyesalkan atas kecelakaan yang membuatnya gagal mendapatkan hasil yang sempurna.
“Itu (kecelakaan di MotoGP Aragon 2022) sangat disayangkan karena untuk pertama kalinya, saya berhasil menunjukan kecepatan yang baik untuk mendapatkan hasil sempurna,” ujar Quartararo dilansir dari laman MotoGP.
Baca Juga: Tak Mau Latah, Formula E Jakarta Disebut Tidak akan Pakai Pawang Hujan Layaknya MotoGP Mandalika
Marquez juga cukup menyenangkan karena dirinya harus memaksa dua pembalap terjatuh dan gagal menyelesaikan balapan. Rider asal Spanyol itu pun berharap Quartararo dan Nakagami tidak mengalami masalah serius dari insiden tersebut.
“Permulaan yang tidak beruntung, tetapi saya berharap Fabio dan Nakagami baik-baik saja,” ujar Marquez.
Selain itu, tim besutan Valentino Rossi finish di 10 besar, sang adik tiri Luca Marini berhasil finish di urutan ke tujuh dan Marco Bezzecchi yang finish di urutan ke-10.
Baca Juga: Kata Anies usai MotoGP Mandalika Sukses Digelar: Harumkan Indonesia dan Bikin Bangga Negara
Musim ini menjadi penentuan Ducati dan Francesco Bagnaia yang memiliki peluang besar menjadi juara dunia.
Sejak 2007 silam Ducati belum pernah memiliki pembalap yang berhasil juara dunia selain Casey Stoner, dan Pecco tentunya saat ini menjadi harapan tim pabrikan asal Italia tersebut.***

Share this article
Enea Bastianini kembali juara seri di laha MotoGP Aragon, meski sempat terjadi kecelakaan yang disebabkan Marc Marquez.