JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Varian baru virus corona Covid-19 mulai merebak di Inggris dengan angka positif Covid-19 jenis baru semakin meningkat.
Perdana Menteri (PM) Boris Johnson mengumumkan lockdown nasional kembali diberkalakukan di Inggris pada Senin (4/1/2021).
Inggris telah mencatatkan lebih dari 2,65 juta kasus Covid-19 yang terkonfirmasi dan 75.000 kematian. Rekor 58.784 kasus baru infeksi virus corona dilaporkan pada Senin.
Inggris telah mengikuti negara tetangganya, Skotlandia, dalam menerapkan lockdown ketat dengan menginstruksikan warganya tetap tinggal di rumah. Namun Inggris mengizinkan olahraga profesional tetap berlangsung.
Arena terbuka olahraga termasuk gym, lapangan tenis, dan lapangan golf akan ditutup dan olahraga yang digelar di luar tidak akan diizinkan.
Namun, dilansir Reuters, olahraga elite, termasuk sepak bola Liga Primer, akan dilanjutkan.
AYO BACA : Dipermalukan Manchester City, Posisi Lampard di Ujung Tanduk
Semifinal Piala Liga akan digelar pada Selasa (5/1) dan Rabu (6/1) diikuti laga putaran ketiga Piala FA yang akan dimulai pada Jumat (8/1).
Liga Primer juga masih memiliki masalah jadwal yang harus dihadapi setelah empat pertandingan ditunda karena merebaknya Covid-19 di Newcastle United, Manchester City, dan Fulham.
Newcastle dan City harus menutup pusat latihan untuk sterilisasi sebelum para pemain bisa kembali berlatih.
Liga Primer juga telah mencatatkan rekor tertinggi 18 kasus positif dalam satu pekan pada bulan lalu dan total 131 orang di strata teratas Liga Inggris itu kedapatan positif dalam 17 rangkaian tes yang telah dijalankan.
AYO BACA : 10 Pemain AC Milan Kalahkan Benevento, Pioli: Pemain Tunjukkan Intesitas, Semangat, dan Percaya Diri

Share this article
Perdana Menteri (PM) Boris Johnson mengumumkan lockdown nasional kembali diberkalakukan di Inggris pada Senin (4/1/2021).