LOS ANGELES, AYOJAKARTA.COM –- Upaya membendung persebaran wabah pandemic global virus corona sudah dilakukan berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah masing-masing negara terdampak, namun juga diikuti para atlet olahraga serta pemilik klub di dunia.
Salah satu orang yang peduli pencegahan virus corona yakni pemilik klub NBA, Los Angeles Clippers, Steve Ballmer. Dia berkomitmen akan menyumbangkan dana sosialnya sebesar 1 juta dolar AS atau setara Rp15,6 miliar melalui yayasannya, \"The Ballmer Group,\" untuk corona.
Ia akan menyumbangkan dana tersebut untuk kelompok masyarakat setempat di daerah California Selatan.
AYO BACA : LA Lakers Tutup Rapat Nama Pemain Terinfeksi Covid-19
Ballmer telah menyumbangkan 250.000 dolar AS untuk Kantor Pendidikan Kabupaten Los Angeles dan Distrik Los Angeles Unified School.
Kedua organisasi berencana untuk menggunakan dana tersebut untuk membantu mendistribusikan makanan dan barang-barang lainnya yang diperlukan kepada siswa dan keluarga yang membutuhkan di saat sekolah-sekolah di daerah tersebut ditutup karena wabah.
Kelompok ini juga berencana untuk menyumbangkan 100.000 dolar AS kepada Brilliant Corners, sebuah organisasi yang membantu para tunawisma, dan 150.000 dolar AS kepada California Community Foundation, yang mendukung pekerja berpenghasilan rendah dan berupah rendah. Namun sisa dana sebesar 250.000 dolar AS belum diputuskan alokasinya.
AYO BACA : Anggota JOC Kritik Sikap IOC soal Olimpiade Tokyo 2020
Ballmer, mantan eksekutif Microsoft yang membeli Clippers pada tahun 2014, menjanjikan 3 juta USD guna membantu mereka yang terkena dampak virus corona di wilayah Seattle.
Ballmer hanyalah yang terbaru di dunia NBA yang menyumbang di tengah wabah. Beberapa pemilik tim lain, termasuk pemilik Dallas, Mark Cuban dan pemilik New Orleans Pelicans, Gayle Benson, telah berjanji untuk mengurus para pekerja arena yang dipindahkan yang sekarang tidak bekerja dengan terhentinya liga saat ini.
Banyak pemain telah melakukan hal yang sama di kota masing-masing, termasuk Zion Williamson, Giannis Antetokounmpo, Blake Griffin, Kevin Love dan banyak lagi.
Janji mereka datang hanya beberapa hari setelah liga menghentikan operasi menyusul tes positif bintang Utah Jazz, Rudy Gobert pada 11 Maret - yang dengan cepat menutup liga dan mendorong hampir setiap liga olahraga utama di negara itu untuk mengikutinya.
AYO BACA : Klub Brasil Kompak Perang terhadap Corona
Share this article
Ia akan menyumbangkan dana tersebut untuk kelompok masyarakat setempat di daerah California Selatan.