AYO BACA : Bintang Brooklyn Nets Kevin Durant Terinfeksi Covid-19
AYO BACA : Enam Pemain Espanyol Positif Covid-19
SOLO, AYOJAKARTA.COM -- Pelaksanaan ASEAN Para Games (APG) Filipina yang direncanakan Maret 2020 ini kembali mengalami penundaan akibat dampak dari persebaran virus corona.
Sekjen NPC Indonesia, Rima Ferdianto menjelaskan, APG Filipina diundur dan kembali direncanakan pada 3 Oktober – 9 Oktober 2020. Namun, jadwal tersebut bisa saja kembali berubah menunggu situasi dan kondisi terkait persebaran virus corona.
“Dampak virus corona jadi alasan utama penundaan APG Filipina. Kami dengan negara lainnya sudah menggelar pertemuan melalui teleconference untuk membahas nasib APG Filipina 2020,” terang Rima dalam sesi jumpa pers di Kantor NPC Indonesia, Solo, Jawa Tengah, Rabu (18/3/2020).
Penundaan tersebut, lanjut Rima, direncanakan 3 Oktober – 9 Oktober 2020. Namun pelaksanaan itu tetap dengan catatan apabila wabah corona sudah kondusif dan teratasi. Keputusan penundaan tersebut juga disepakati tuan rumah Filipina dan ASEAN Para Sport Federation.
“Kondisi ini sudah dilaporkan ke Kemenpora. Lalu Sesmenpora melalui surat resmi, Senin (16/3/2020) memberikan arahan untuk menunda aktivitas pelatnas APG Filipina,” tuturnya.
Saat ini, 269 atlet akan segera dipulangkan ke daerahnya masing-masing pada akhir Maret ini. Sementara 35 atlet lainnya tetap di Solao untuk melakukan pemusatan latihan menuju Paralympic Tokyo 2020.
APG merupakan multievent olahraga bagi difabel yang diiikuti 11 negara di Asia Tenggara. Event olahraga ini sebenarnya berhubungan erat dengan SEA Games pada setiap kali penyelenggaraan.
Awalnya, APG Filipina berlangsung 18-24 Januari 2020. Namun, Filipina meminta mundur hingga 20-28 Maret karena kesiapan penyeenggaraan dan anggaran. Dan menjelang pelaksanaan, terjadi penundaan lagi karena virus corona dan ditunda pada Oktober mendatang. (Budi Cahyono)
AYO BACA : Blaise Matuidi Pemain Kedua Juventus Terinfeksi Covid-19
Share this article
Pelaksanaan ASEAN Para Games (APG) Filipina yang direncanakan Maret 2020 ini kembali mengalami penundaan akibat dampak dari persebaran virus corona.