AYOJAKARTA.COM--Timnas U22 Indonesia merayakan keberhasilannya terhindar dari sanksi berat FIFA dengan menggelar buka bersama dan syukuran.
Pelatih Timnas U22 Indra Syafri dan anggota lainnya baru saja mendapat kabar dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir bahwa Indonesia hanya dikenakan sanksi ringan oleh FIFA. Sanksi ini merupakan buntut pembatalan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U20.
Sehingga keputusan FIFA terhadap sepak bola Indonesia tersebut dapat membawa energi positif kepada Timnas U-22, salah satunya dapat memungkinkan untuk mengikuti pertandingan skala internasional.
Sanksi ringan ini memungkinkan Timnas U-22 Indonesia untuk tetap tampil di ajang SEA Games 2023 di Kamboja.
Baca Juga: Aman dari Sanksi Berat FIFA, Indra Sjafri Adakan Syukuran untuk Timnas U22: Ini Harapannya
"Alhamdullilah tadi malam kita langsung dapat kabar baik dari Ketua Umum PSSI, kita masih bisa ikut di ajang Internasional," Ungkap Inra Syafri dikutip AyoJakarta.com dari kanal KomapsTV (8/4/2023).
Sebelumnya, Timnas U-22 Indonesia khawatir tidak bisa berpartisipasi setelah Piala Dunia U-20 yang dijadwalkan di Indonesia dibatalkan.
Sehingga Indra Syafri mengungkapkan rasa syukurnya dan mengatakan bahwa Timnas U-22 Indonesia dapat kembali fokus pada persiapan menuju SEA Games 2023.
Kabar baik tersebut juga di sambut dengan rasa syukur dengan menggelar buka bersama dan syukuran untuk Indonesia lebih baik kedepannya dan dapat mengikuti ajang Internasional.
Keputusan FIFA ini juga menunjukkan betapa pentingnya posisi Indonesia dalam percaturan sepak bola global.
Dengan terhindar dari sanksi berat, Timnas U-22 Indonesia berpeluang untuk meraih prestasi di SEA Games 2023 dan membanggakan seluruh rakyat Indonesia.

Share this article
Keputusan FIFA terhadap sepak bola Indonesia tersebut dapat membawa energi positif kepada Timnas U2, termasuk untuk tanding di SEA Games