AYOJAKARTA.COM - Terjadi kecelakaan maut di ruas jalan Tol Pemalang yang menyebabkan atlet bulu tangkis Indonesia, Syabda Perkasa Belawa meninggal dunia.
Diduga kecelakaan tersebut dikarenakan mobil Camry yang ditumpangi Syabda Perkasa Belawa menabrak bagian belakang dari kendaraan truk.
Kecelakaan yang merenggut nyawa atlet bulu tangkis Indonesia Syabda Perkasa Belawa ini terjadi pada Senin 20 Maret 2023 di Tol Pemalang.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan ia dan sang ibu meninggal dunia, bahkan mobil Camry yang ditumpanginya hancur parah.
AKBP Yovan Fatika Handhiska Aprilaya selaku Kapolres Pemalang mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 03.40 WIB di ruas jalan tol jalur A arah Pemalang ke Semarang.
"Pukul 03.40 WIB, di ruas jalan Tol jalur A arah dari Pemalang ke Semarang telah terjadi kecelakaan lalu lintas 1 unit mobil Camry menabrak belakang dari kendaraan truk yang ada di depannya," ungkap Yovan Fatika Handhiska Aprilaya dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa, 21 Maret 2023.
"Yang mana kendaraan Camry ini ada lima orang yang di dalamnya, satu orang pengemudi, empat orang merupakan penumpang dari kejadian itu," sambungnya.
Diketahui terdapat dua orang yang menjadi korban meninggal dunia dan dua korban mengalami patah tulang.
"Ada dua orang meninggal dunia, satu orang meninggal di TKP jenis kelamin perempuan kemudian yang satu meninggal di rumah sakit," ujar Yovan Fatika Handhika Aprilaya.
"Dua korban lagi mengalami patah tulang kemudian yang pengemudinya saat ini sadar masih syok yang bersangkutan luka ringan dan salah satu korban tersebut atas nama inisial S yang meninggal dunia di rumah sakit merupakan salah satu atlet bulu tangkis," lanjutnya.
Waktu keberangkatan rombongan tersebut dipastikan pada pukul 23.00 WIB.
Diduga Syabda Perkasa Belawa sempat bergantian mengemudi dengan sang ayah di km 57 Cikampek, Karawang.
"Rombongan ini berangkat kurang lebih pukul 23.00 malam dari Bekasi yang semula korban S ini membawa kendaraan dari rumah sampai dengan km 57 yang ada di Cikampek, Karawang," jelas Yovan Fatika Handhika Aprilaya.
"Di rest area tersebut korban berganti pengemudi dari km 57 sampai dengan TKP km 315 yang mengemudikan adalah bapak dari korban," pungkasnya.
Di bidang bulu tangkis, Syabda Perkasa Belawa ikut dalam klub PB Djarum sejak 2013 dan bergabung dengan pelatihan Tim Nasional Bulu Tangkis Indonesia sejak 2018.
Baca Juga: Kecelakaan Pemalang, Syabda Perkasa Belawa Sang Pemain Badminton Meninggal Dunia
Tahun 2019, Syabda Perkasa Belawa berhasil menjuarai BWF Junior International Series dengan nomor tunggal putra U-19.
Atas pencapaiannya itu, Syabda Perkasa Belawa akhirnya masuk sebagai pemain Pelatnas untuk maju di Thomas Cup.
Pada 2022, Syabda Perkasa Belawa tampil gemilang di Thomas Cup di Nonthaburi, Thailand dengan meraih kemenangan dalam pertandingan melawan tunggal putra Korea Selatan, Lee Yun Gyu.
Namun, Syabda Perkasa Belawa gagal meraih juara setelah kalah di babak final melawan India.
Baca Juga: Profil Syabda Perkasa Belawa, Pemain Badminton Meninggal Kecelakaan Tol Pemalang
Prestasinya tetap harum, ketika di tahun yang sama, Syabda Perkasa Belawa meraih kejuaraan dalam Lithuanian International 2022 setelah mengalahkan sesama pemain Indonesia yakni Alwi Farhan.
Ia juga berhasil menaklukan pemain asal China Lei Lanxi hingga meraih kejuaraan di ajang Malaysia International 2022.
Dalam rekornya, Syabda Perkasa Belawa pernah meraih peringkat 88 pemain tunggal putra terbaik sedunia.
Baca Juga: BREAKING NEWS : Pebulutangkis Syabda Perkasa Belawa Meninggal Dunia
Dikutip ayojakarta.com dari bwfbadminton.com pada Selasa (21/3/2023), kini Syabda Perkasa Belawa menduduki peringkat 91.
Pada tahun terakhirnya berkarier sebelum tutup usia, Syabda Perkasa Belawa berkesempatan bermain di Iran Fajr International 2023 dan mengalahkan pemain Malaysia Justin Hoh dalam tiga pertandingan.
Hingga akhirnya, Syabda Perkasa Belawa meninggal dunia di usia yang tergolong sangat muda yakni 21 tahun.***

Share this article
Berikut prestasi gemilang Syabda Perkasa Belawa, atlet bulu tangkis Indonesia yang meninggal di usia muda.