AYOJAKARTA.COM - Pertandingan kualifikasi Piala Dunia zona Asia AFC antara Bahrain melawan Indonesia pada Kamis (10/10/2024) malam di Riffa diperkirakan akan menjadi laga sengit.
Bahrain yang akan tampil di kandang tentu ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk bangkit setelah kekalahan telak 5-0 dari Jepang pada September 2024 lalu.
Meski demikian, pelatih Bahrain Dragan Talajic menyadari bahwa lawan mereka, Indonesia bukanlah tim yang mudah dikalahkan.
Talajic menyampaikan bahwa Indonesia adalah tim dengan pemain yang memiliki pengalaman internasional.
Baca Juga: Lawan Bahrain Malam Ini, Firman Utina Blak-blakan soal Naturalisasi Skuad Timnas Indonesia
Beberapa bahkan bermain di liga top Eropa, Australia dan Amerika Serikat.
"Mereka sangat kuat dalam bertahan, hanya kebobolan satu gol melawan Arab Saudi dan Australia. Mereka juga punya transisi dan serangan balik yang cepat. Kami harus siap menghadapi itu dan bersabar menunggu peluang," ujar Talajic dikutip ayojakarta.com dari the-afc.com, Kamis (10/10/2024).
Bahrain mengawali kampanye kualifikasi dengan baik, menang tipis 1-0 atas Australia di Gold Coast.
Namun, kekalahan dari Jepang menjadi pukulan telak bagi tim asuhan Talajic.
Pertandingan melawan Indonesia menjadi momen penting bagi Bahrain untuk bangkit dan kembali meraih tiga poin.
Secara historis, Bahrain memiliki rekor yang sangat baik saat bermain di kandang melawan Indonesia.
Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Bahrain selalu menang termasuk kemenangan telak 10-0 pada kualifikasi Piala Dunia 2012.
Namun, dengan performa Indonesia yang terus membaik di bawah pelatih Shin Tae-yong, Bahrain tak bisa meremehkan lawannya kali ini.
Indonesia datang dengan percaya diri setelah berhasil meraih hasil imbang melawan dua tim kuat, Arab Saudi dan Australia.
Hasil tersebut memberikan dorongan mental yang besar bagi tim Garuda yang kini juga diperkuat beberapa pemain baru.
Bek tengah Mees Hilgers (FC Twente) dan penyerang Eliano Reijnders (PEC Zwolle) dipanggil untuk memperkuat skuad.
Meski demikian, Indonesia masih harus memantau kondisi kiper andalan mereka, Maarten Paes yang mengalami cedera dan akan dinilai kebugarannya menjelang pertandingan.
Paes adalah sosok kunci di lini belakang Indonesia dan absennya ia bisa menjadi kerugian besar bagi tim.
Namun, Shin Tae-yong optimis dengan kemampuan timnya yang memiliki pertahanan solid.
Dengan modal hasil imbang melawan dua raksasa Asia, Indonesia tentu tak akan gentar menghadapi Bahrain.
Pelatih Shin Tae-yong dikenal sebagai sosok yang mampu meracik strategi bertahan yang disiplin dan memanfaatkan serangan balik cepat, sebuah taktik yang kemungkinan akan digunakan dalam pertandingan ini.
Sementara Bahrain bertekad untuk mengamankan tiga poin di kandang, Indonesia siap memberikan perlawanan sengit dengan harapan bisa mencuri poin di Riffa.
Talajic menegaskan bahwa kemenangan 1-0 sudah cukup bagi timnya dan fokus utama mereka adalah meraih tiga poin, bukan soal berapa banyak gol yang tercipta.
Pertandingan ini dipastikan akan menjadi duel taktik antara dua pelatih yang memiliki filosofi berbeda.
Baca Juga: Ini Julukan Fans Untuk Para Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat dan Thom Haye Paling Keren
Bahrain dengan keunggulan bermain di kandang akan mengandalkan penguasaan bola dan kesabaran, sementara Indonesia akan mencoba memanfaatkan setiap peluang melalui serangan balik cepat.
Siapapun yang menang, laga ini akan memberikan dampak besar dalam perjalanan kedua tim di babak kualifikasi Piala Dunia.
Bahrain ingin kembali ke jalur kemenangan, sementara Indonesia berharap melanjutkan tren positif dengan setidaknya meraih hasil imbang atau bahkan kemenangan.***

Share this article
Laga Bahrain vs Indonesia diprediksi bakal berlangsung sengit pada Kamis (10/10/2024) malam, siapa yang akan menang?