AYOJAKARTA.COM – Keputusan PSSI untuk memecat Shin Tae-yong (STY) dari posisi pelatih Timnas Indonesia telah menimbulkan banyak debat dan spekulasi.
Waketum PSSI, Zainudin Amali buka suara bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja STY.
Menurutnya, dinamika internal timnas cukup kompleks dan telah berlangsung sebelumnya, sehingga keputusan pemecatan diambil setelah mempertimbangkan semua aspek yang mempengaruhi performa timnas Indonesia.
Ia menyatakan bahwa pemecatan STY bukan hanya berdasar pada hasil buruk di Piala AFF 2024 tapi juga kinerja di kualifikasi Piala Dunia 2026, terutama pertandingan melawan China.
“Pemecatan STY mencuat ketika sebelum melawan China ya pada saat itu ajang kualifikasi Piala Dunia,” ungkap Zainudin Amali yang dikutip dari kanak YouTube METRO TV pada Selasa, 7 Januari 2025.
Pertandingan melawan China pada Oktober 2024 dianggap sebagai titik kritis dalam evaluasi PSSI.
STY menggunakan pendekatan konservatif yang membuat ketidakpuasan di kalangan federasi dan penggemar
PSSI merasa perlunya seorang pelatih yang dapat menerapkan strategi yang disepakati oleh para pemain dan memiliki komunikasi yang lebih baik.
Hal ini mencakup implementasi program yang lebih terarah untuk seluruh timnas Indonesia termasuk para pemain naturalisasi.
“TIm nasional kita diasporanya banyak kan… Dan mereka lahir dari kultur ya sepak bola Eropa,” jelasnya.
Pemain dan pelatih harus bisa komunikasi mengkomunikasikan programnya kepada para pemain begitupun sebaliknya pemain dapat menerapkan arahan dari pelatih.
Baca Juga: PSSI Resmi Pecat Shin Tae Yong, Inilah 3 Kandidat Pelatih Baru Timnas Indonesia
“Jadi harus ada keopiayan tersendiri supaya ada kepercayaan, serta dialog yang sejalan,” tandasnya.
PSSI saat ini berencana untuk segera menunjuk pelatih baru, dengan harapan dapat memperbaiki performa Timnas Indonesia menjelang kompetisi mendatang.
Keputusan ini diambil untuk memastikan tim memiliki persiapan yang cukup menuju Piala Dunia 2026.***

Share this article
Waketum PSSI, Zainudin Amali buka suara bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja STY.