Krisis RAM Global Diprediksi Terjadi 2026: Harga Melonjak, Industri Panik, dan Pengguna Mulai Kena Imbas

Ilustrasi RAM (Sumber: Unsplash/Harrison Broadbent)
Ilustrasi RAM (Sumber: Unsplash/Harrison Broadbent)

AYOJAKARTA.COM - Kenaikan harga RAM sejak akhir 2025 menjadi salah satu gejolak terbesar dalam industri teknologi. Komponen yang selama ini dianggap murah dan mudah diakses kini berubah menjadi barang mahal yang harganya naik berlipat.

RAM, yang menjadi elemen vital untuk menjalankan aplikasi di laptop, ponsel, tablet, hingga konsol gim, kini memicu kekhawatiran global karena harganya terus meroket.

Pemicunya bukan kerusakan pabrik maupun gangguan produksi. Berbagai sumber industri mengonfirmasi bahwa fenomena ini didorong oleh ledakan permintaan dari pusat data kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga: TOP 5 Rekomendasi Laptop Tipis dan Ringan Harga Rp6-9 Jutaan, Worth It Dibeli di Akhir Tahun 2025

Dua produsen raksasa, Samsung dan SK Hynix, dialihkan fokusnya ke produksi high bandwidth memory (HBM), yang menjadi tulang punggung infrastruktur AI.

Laporan Tom’s Hardware menyebut sekitar 40% suplai RAM dunia kini diarahkan untuk satu proyek AI besar milik OpenAI, yaitu Stargate.

Situasi semakin parah setelah Micron, produsen besar terakhir yang masih memproduksi RAM consumer melalui lini Crucial mengumumkan rencana hengkang dari pasar konsumen pada 2026.

Keputusan ini mengakhiri sejarah 30 tahun Crucial dan langsung menyebabkan harga RAM meroket di pasar global. Data kenaikan harga benar-benar mencengangkan. RAM yang tadinya dijual seharga USD 90 kini naik menjadi lebih dari USD 400.

Baca Juga: TOP 5 Smartwatch Murah dengan Harga di Bawah Rp1 Juta yang Worth It Dibeli di Akhir Tahun 2025

Contoh lain, G.Skill Trident Z5 RGB yang harganya USD 110 pada Agustus, kini mencapai USD 360. Bahkan RAM DDR4 lama yang biasanya stabil kini ikut terdampak.

Lonjakan harga ini bukan hanya memukul PC builder. Produsen laptop, tablet, dan smartphone pun mulai ikut terdampak. Beberapa brand seperti CyberPowerPC, Framework, hingga Raspberry Pi sudah menaikkan harga.

Dell bahkan secara terbuka menyatakan bahwa biaya produksi seluruh perangkat akan naik karena harga RAM yang tidak terkendali.

Sementara itu, beberapa perusahaan mencoba bertahan. Lenovo dilaporkan menimbun RAM untuk menjaga stabilitas harga hingga 2026.

Baca Juga: Cara Kerja Starlink, Layanan Internet Satelit Gratis yang Jadi Primadona Bagi Korban Bencana Banjir di Sumatera

Namun upaya ini diperkirakan hanya solusi sementara. Analis IDC, Jeff Janukowicz, memperingatkan bahwa produsen bisa mulai memangkas kualitas komponen lain, seperti baterai atau layar, demi menekan biaya.

Akankah harga RAM kembali normal? Para analis masih pesimistis. SK Hynix memang sedang membangun pabrik baru dengan investasi besar, tetapi fasilitas tersebut baru beroperasi 2027. Samsung sendiri menolak mempercepat ekspansi dan lebih memilih menjaga profit jangka panjang.

Bagi konsumen, tidak ada pilihan mudah. Mereka harus membeli RAM dengan harga tinggi sekarang, memilih perangkat prebuilt yang kenaikannya lebih lambat, atau menunda pembelian hingga industri stabil kembali. Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, satu hal yang jelas, krisis RAM tak akan selesai dalam waktu dekat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# harga
# USD
# RAM
# Harga RAM Melonjak

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.

Metropolitan

Perbaiki Tata Kelola Sampah! Sistem Controlled Landfill di TPST Bantargebang Diterapkan per 1 Agustus 2026

Sistem controlled landfill ini akan dilakukan bertahap sebagai bagian dari transisi menuju penghentian praktik open dumping.

Jakarta Timur

Jemput Bola! Puskesmas Kramat Jati Hadirkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Pusat Perbelanjaan

Program yang berlangsung pada 17–18 Juli 2026 ini menjadi upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep jemput bola.

Bisnis

BRI Taipei Branch Office Bersama KDEI Taipei Perluas Layanan Perbankan WNI

BRI Taipei Branch Office dan KDEI Taipei bersinergi perluas edukasi keuangan serta layanan perbankan bagi WNI di Taiwan secara aman.

Bisnis

Resmi! Jasa Marga Jadi Mentor Command Center Danantara Indonesia

Jasa Marga jadi mentor pengelolaan Command Center di Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia untuk tingkatkan efisiensi BUMN.

Bisnis

Dana Rp400 Juta Raib di Labuha, Pengamat: Jangan Gegabah Salahkan Bank

Usut tuntas isu Rp400 juta hilang di Labuha. Pengamat ingatkan publik jangan gegabah tuduh bank sebelum perkaranya jelas dan terbukti.