Awas! Ketahui 7 Tanda WhatsApp Kamu Diretas hingga Cara Mencegahnya Klik di Sini...

7 Tanda WhatsApp Kamu Diretas hingga Cara Mencegahnya Klik di Sini
7 Tanda WhatsApp Kamu Diretas hingga Cara Mencegahnya Klik di Sini

AYOJAKARTA.COM - Di era digital saat ini, keamanan data pribadi sangat penting, terutama saat menggunakan aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.

Namun, semakin banyak laporan tentang kasus peretasan yang mengancam privasi pengguna.

Jika kamu merasa akun WhatsApp telah diretas, ada beberapa tanda yang perlu kamu waspadai.

Baca Juga: Gaji Menggiurkan! Ini 9 Jurusan Kuliah yang Paling Dibutuhkan di Industri Pertambangan

Memahami tanda-tanda ini dapat membantu kamu mengambil tindakan cepat untuk melindungi informasi pribadi yang dimiliki. 

Berikut adalah 7 tanda yang perlu diketahui saat WhatsApp milik pribadi diretas.

1. Pesan dan Kontak yang Tidak Dikenal

Salah satu indikasi awal bahwa akun WhatsApp kamu mungkin telah diretas adalah kemunculan pesan atau kontak yang tidak kamu kenali.

Kamu mungkin melihat pesan terkirim ke orang yang tidak pernah kamu kirimi pesan, atau menerima pesan dari orang asing yang tiba-tiba muncul di daftar kontak.

Jika ini terjadi, besar kemungkinan akun Anda telah disusupi oleh pihak ketiga.

2. Perangkat Baru Terlogin ke Akun 

WhatsApp memiliki fitur yang memungkinkan kamu melihat perangkat mana yang saat ini terhubung ke akun melalui menu Setelan > Perangkat yang Tertaut.

Jika Anda menemukan ada perangkat yang tidak Anda kenali masuk ke akun Anda, itu adalah tanda kuat bahwa akun Anda sedang diakses oleh orang lain. Segera lakukan tindakan pengamanan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Baca Juga: Benarkah BPNT September-Oktober di Bank BSI Sudah Mulai Cair? Cek Faktanya! Ini Update Terbaru PKH dan BPNT di SIKS-NG

3. Logout Acak dari Aplikasi

Tiba-tiba keluar dari WhatsApp secara otomatis juga bisa menjadi tanda bahwa akun kamu sedang diakses dari perangkat lain.

WhatsApp hanya memungkinkan satu sesi login utama pada satu perangkat. Jika seseorang mencoba mengakses akun Anda dari perangkat lain, aplikasi akan secara otomatis mengeluarkan Anda dari sesi yang ada.

4. Perubahan Tak Dikenal pada Profil

Jika kamu menyadari adanya perubahan pada profil WhatsApp, seperti nama, status, atau foto profil yang tidak kamu lakukan, ini bisa menjadi tanda bahwa akun kamu telah diretas.

Peretas biasanya mengubah detail ini untuk membuat akun terlihat lebih sah di mata orang lain yang ada dalam daftar kontak Anda.

5. Aktivitas Aneh pada Pesan atau Panggilan

Waspadai aktivitas yang tidak wajar seperti pesan yang sudah dibaca meskipun kamu belum membukanya, adanya grup baru yang tiba-tiba kamu masuki tanpa sepengetahuan, atau panggilan yang muncul di riwayat tetapi bukan kamu yang melakukannya.

Semua ini adalah tanda-tanda bahwa akun kamu sedang digunakan oleh orang lain.

Baca Juga: Gaji Menggiurkan! Ini 9 Jurusan Kuliah yang Paling Dibutuhkan di Industri Pertambangan

6. Notifikasi tentang Login Baru

Jika kamu menerima pemberitahuan mengenai upaya login baru atau permintaan autentikasi yang tidak pernah kamu lakukan, itu berarti seseorang sedang mencoba mendapatkan akses ke akun yang kamu miliki.

Jangan abaikan pemberitahuan semacam ini karena bisa menjadi tanda awal percobaan peretasan.

7. Lokasi Langsung Dibagikan Tanpa Izin

Jika lokasi langsung tiba-tiba dibagikan dengan seseorang tanpa sepengetahuan, itu adalah tanda bahwa akun WhatsApp kamu mungkin telah diretas.

Segera periksa pengaturan berbagi lokasi di menu Pengaturan > Privasi > Lokasi Langsung dan hentikan berbagi lokasi jika diperlukan.

Cara Mencegah WhatsApp Diretas

Jika kamu mendeteksi tanda-tanda di atas, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi akun WhatsApp yang dimiliki. 

Pertama, segera keluar dari semua perangkat yang terhubung melalui menu Setelan>Perangkat Tertaut. Ini akan memutus akses perangkat lain ke akun yang kamu miliki.

Selanjutnya, aktifkan fitur autentikasi dua faktor yang memberikan lapisan keamanan tambahan berupa kode PIN saat masuk ke akun kamu.

Jika langkah-langkah di atas belum cukup, segera hubungi dukungan WhatsApp untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

Selain itu, pastikan untuk memperbarui kata sandi pada akun terkait dengan WhatsApp, terutama email atau akun Google yang digunakan untuk memverifikasi akun.

Melindungi akun WhatsApp dari peretasan memerlukan kewaspadaan dan langkah-langkah keamanan yang tepat.

Dengan mengenali tanda-tanda awal peretasan dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan, kamu dapat mengamankan data pribadi serta menjaga privasi saat berkomunikasi.

Jangan ragu untuk selalu memperbarui pengaturan keamanan akun WhatsApp agar terhindar dari ancaman peretasan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cara mencegah
# tanda
# Diretas
# WhatsApp

News Update

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.

Jakarta Pusat

PAM Jaya Gerak Cepat Tangani Pipa Bocor Imbas Proyek JSDP, Suplai Air Dipastikan Tetap Mengalir

Dirut PAM Jaya mengatakan kebocoran bermula saat kontraktor proyek melakukan pekerjaan pengecekan di area sekitar jaringan pipa utama milik PAM Jaya.