DUH Kena Prank Wa Me Settings Hingga Error? Jangan Panik! 2 Cara Mudah dan Cepat Mengatasinya

Ilustrasi Wa Me Settings
Ilustrasi Wa Me Settings

AYOJAKARTA.COM -- Saat ini prank soal link yang dapat membuat bug atau error pada WhatsApp yakni Wa Me Setting wa.me/settings sedang viral di media sosial khususnya Twitter.

Banyak pengguna yang penasaran soal link wa.me/settings tersebut dan akhirnya mencoba dengan mengirimkan link tersebut baik ke nomor sendiri maupun orang lain.

Alhasil orang yang menerima link tautan wa.me/settings tersebut setelah terlanjur mengklik, mengaku banyak yang mengalami error dan bug saat aplikasi WhatsApp mereka dibuka.

Baca Juga: Fitur-Fitur Baru Whatsapp Mei 2023, Mulai Polling hingga Edit Chat!

Kendala error yang dialami muncul beragam mulai dari tak bisa dibuka, muncul layar berwarna hitam hingga tak bisa mengirim chat.

Lalu bagaimana cara mengatasi error pada WhatsApp saat terlanjur mengklik link tautan tersebut?

Jangan panik, Ayojakarta.com akan bagikan cara mudah mengatasi hal tersebut mengutip laman Republika.co.id. Selasa (30/5/2023).

1. Hapus Pesan

Cara pertama yang dilakukan agar WhatsApp kembali normal dan tidak terjadi error adalah dengan menghapus pesan yang mengirimkan link wa.me/settings tersebut.

Baca Juga: WhatsApp Error Karena Pencet Pesan WA Me Settings? Intip Cara Mudah Mengatasinya

Cara mudah menghapus pesan tersebut adalah bisa menggunakan WhatsApp Web dengan langkah-langkah berikut:

- Masuk ke Whatsapp Web (https://web.whatsapp.com/)

- Login bila belum, pakai metode scan QR code.

- Masuk ke room chat berisi kiriman link WA Me Setting tersebut.

- Klik lama bubble chat yang berisi link WA Me Setting

- Lalu klik "Hapus Semua Pesan".

Apabila cara pertama tidak berhasil, kamu masih bisa melakukan cara kedua berikut ini.

2. Hapus Ruang Obrolan (Chat Room)

Cara kedua ini bisa kamu lakukan apabila cara pertama di atas gagal dan WhatsApp mu masih error atau bug.

Baca Juga: Viral WhatsApp Eror Usai Klik Link WA Me Settings? Jangan Panik, Ini Cara Atasi Bug WhatsApp Jadi Normal Lagi

Kamu bisa menghapus ruang obrolan dengan klik bubble dari luar chatroom.

Namun kamu harus pastikan lebih dulu bubble chat yang akan kamu hapus adalah yang berisi link tersebut.

Lakukan penghapusan terhadap ruang obrolan tersebut, dan tutup aplikasi WhatsApp mu.

Setelah itu kamu bisa mencoba kembali membuka aplikasi WhatsApp.

Sebagai pengingat agar lebih baik berhati-hati terhadap segala link tautan yang dikirimkan ke pesan/chat mu ya, apalagi jika link tautan tersebut berasal dari orang tak dikenal.

Selamat mencoba dan semoga berhasil!***(Rosandra Gisca Andyna)

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# WA Me Setting
# Error
# Mengatasi
# WhatsApp
# viral

News Update

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.

Teknologi

Axioo Hype AMD X1, Laptop 5 Jutaan dengan Garansi Anti Maling

Laptop Rp5 jutaan Axioo Hype AMD X1 dipuji Deddy Irvan berkat layar IPS FHD, RAM upgradeable, kamera 2MP jernih, backlit keyboard, serta garansi fenomenal Axioo ADP 3 tahun (termasuk kecurian).

Metropolitan

Permudah Akses Perbankan, Rano Karno Instruksikan ATM Bank Jakarta Hadir di Semua Rusun

Kebijakan ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.

Ekonomi

Pemerintah Mulai Simulasikan Penyaluran Bansos PKH dan BPNT Lewat Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Kemensos

Langkah ini merupakan bagian dari uji coba untuk memperkuat sistem distribusi bantuan agar semakin mudah dijangkau masyarakat.